BOJONEGORO – Kontingen Kecamatan Kedungadem kembali menunjukkan dominasinya pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026.
Kali ini, cabang olahraga petanque menjadi penyumbang prestasi gemilang dengan raihan tiga medali emas dan satu medali perak dalam pertandingan yang berlangsung di Lapangan Petanque GOR Utama Bojonegoro, Sabtu (4/7/2026).
Hasil membanggakan tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet muda di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang terus berkembang dan mampu bersaing di level kabupaten.
Medali emas pertama dipersembahkan tim Triple Man yang diperkuat Ulul Azmi Murdanesa As-Siddiqi, siswa SMPN 2 Kedungadem, bersama Narendra Aqila Alvaro, juga dari SMPN 2 Kedungadem, serta Ananda Zaky Alfiano, siswa SMPN 2 Sugihwaras. Ketiganya tampil solid sejak babak awal hingga berhasil mengunci posisi juara.
Dominasi Kedungadem berlanjut pada nomor Triple Mix A. Emas kedua diraih oleh Ulul Azmi Murdanesa As-Siddiqi, Febrianti Aulia Az-Zahra dari SMPN 2 Sugihwaras, dan Muhammad Romadhon Dwi Ilhami, siswa SMKN Sugihwaras.
Kolaborasi apik ketiga atlet mampu mengungguli lawan-lawannya hingga berdiri di podium tertinggi.
Sementara itu, medali emas ketiga datang dari nomor Shooting Man melalui penampilan impresif Muhammad Rifki Alfiansyah, siswa SMKN Sugihwaras. Ketenangan dan akurasi lemparannya menjadi kunci kemenangan pada nomor bergengsi tersebut.
Tak hanya emas, Kedungadem juga menambah koleksi medali melalui Selly Nur Alysia Novita Sari, siswi SMAN Kedungadem, yang sukses mempersembahkan medali perak pada nomor Shooting Women setelah tampil konsisten sepanjang pertandingan.
Kesuksesan para atlet tidak lepas dari tangan dingin pelatih Hernowo bersama asisten pelatih Dwi Rani Puspitasari.
Keduanya dinilai berhasil membangun kesiapan fisik, teknik, dan mental para atlet sehingga mampu tampil maksimal di arena pertandingan.
Raihan tiga medali emas dan satu medali perak semakin mengukuhkan Kontingen Kecamatan Kedungadem sebagai salah satu kekuatan besar pada Porkab II Bojonegoro 2026.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah di ajang olahraga berikutnya.
Keberhasilan cabang olahraga petanque ini juga menjadi sinyal positif bahwa pembinaan olahraga usia muda di Kecamatan Kedungadem berjalan di jalur yang tepat.
Dengan regenerasi atlet yang terus berlangsung, Kedungadem berpeluang melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. (mia)
































