TUBAN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Tuban berlangsung aman, tertib dan penuh nuansa kebersamaan.
Aparat kepolisian dari Polres Tuban tampil aktif memberikan pelayanan sekaligus pengamanan secara humanis kepada para buruh yang menggelar aksi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Tuban, Kamis (1/5/2026).
Pengamanan langsung dipimpin Kapolres Tuban, Alaiddin, yang turun ke lapangan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
Ia menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dalam menghadapi massa aksi.
“Pelayanan harus humanis, tetap profesional, dan komunikasi dengan masyarakat harus dijaga dengan baik,” tegasnya kepada seluruh personel di lapangan.
Sejak pagi hari, ratusan buruh dari FSPMI Tuban yang dipimpin Duraji mulai bergerak dari Lapangan Desa Temandang, Kecamatan Merakurak menuju pusat aksi di depan kantor Pemkab Tuban.
Dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, massa tiba sekitar pukul 09.15 WIB dan langsung disambut oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, bersama jajaran Forkopimda.
Menariknya, peringatan May Day di Tuban tidak hanya diwarnai aksi penyampaian aspirasi.
Sejumlah kegiatan sosial turut digelar, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, penyerahan penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kegiatan ini melibatkan buruh, aparat kepolisian, hingga berbagai elemen masyarakat, menciptakan suasana yang lebih inklusif dan bermanfaat.
Setelah aksi, perwakilan buruh melakukan audiensi dengan pemerintah daerah.
Hasilnya, sejumlah komitmen strategis disampaikan langsung oleh Bupati Tuban di hadapan massa aksi.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pembangunan rumah singgah di Surabaya untuk warga Tuban yang menjalani pengobatan, lengkap dengan fasilitas transportasi pendukung.
“Pemerintah dan Forkopimda berkomitmen penuh untuk merealisasikan rumah singgah di Surabaya,” ujar Bupati.
Tak hanya itu, Pemkab Tuban juga menegaskan komitmen di sektor pendidikan dan kesehatan.
Di sektor pendidikan, afirmasi akses sekolah negeri dari SD hingga SMA, termasuk bantuan seragam bagi siswa kurang mampu.
Kuota afirmasi 5 persen untuk jenjang SMA/SMK melalui koordinasi dengan Pemprov Jawa Timur.
Sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) mencapai 97,5 persen dari total sekitar 1,3 juta penduduk.
Selain itu, forum komunikasi antara pekerja dan pengusaha melalui LKS Bipartit akan rutin digelar setiap tiga bulan.
Untuk memastikan keamanan, sebanyak 198 personel gabungan diterjunkan di lokasi.
Sementara personel cadangan disiagakan di markas sebagai langkah antisipasi.
Pendekatan humanis yang diterapkan aparat terbukti efektif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar tanpa gangguan berarti, hingga ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan.
Peringatan May Day 2026 di Tuban menjadi contoh bagaimana aksi buruh dapat berjalan damai dan produktif.
Kolaborasi antara buruh, pemerintah, dan aparat keamanan mampu menciptakan ruang dialog yang sehat sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. (fh)
































