BOJONEGORO – Rentetan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur Kedungadem–Ngaglik, Bojonegoro, membuat aparat kepolisian dan pemerintah desa bergerak cepat.
Untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran pengendara, Polsek Kedungadem bersama Pemdes Kedungadem memasang banner himbauan keselamatan di sejumlah titik rawan, Selasa (12/5/2026).
Jalur penghubung Desa Kedungadem hingga Dusun Ngaglik selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan rawan kecelakaan di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Dalam beberapa hari terakhir, bahkan terjadi sejumlah insiden yang menyebabkan korban luka hingga meninggal dunia.
Banner himbauan dipasang di lokasi strategis yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Melalui langkah tersebut, aparat berharap para pengguna jalan lebih waspada dan disiplin saat berkendara.
Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, mengatakan pemasangan banner ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayahnya.
Menurutnya, banyak kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara, ditambah kondisi jalan yang membutuhkan kewaspadaan ekstra.
Karena itu, pihak kepolisian terus mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya.
“Beberapa hari terakhir ada kecelakaan yang sampai menimbulkan korban jiwa. Kami berharap adanya banner ini bisa menjadi pengingat agar pengguna jalan lebih hati-hati,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, khususnya helm bagi pengendara sepeda motor.
Meski hanya bepergian jarak dekat, penggunaan helm dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko fatal saat terjadi kecelakaan.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungadem, Agus Hari Purwanto, mengapresiasi sinergi antara kepolisian dan pemerintah desa dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat.
Menurutnya, pemasangan banner tersebut menjadi bentuk kepedulian bersama untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan lingkungan yang lebih aman bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas.
Dengan adanya langkah preventif ini, masyarakat diharapkan semakin sadar pentingnya keselamatan berkendara sehingga angka kecelakaan di jalur Kedungadem–Ngaglik, Bojonegoro, dapat ditekan. (mia)
































