BOJONEGORO – Komitmen memperkuat ekonomi berbasis halal terus digencarkan di Kabupaten Bojonegoro.
Wakil Ketua DPRD II Bojonegoro, Bambang Sutriyono, hadir langsung dalam kegiatan diseminasi layanan Badan Layanan Umum (BLU), akreditasi lembaga jaminan produk halal, sekaligus pembentukan ekosistem halal yang terintegrasi.
Kegiatan ini juga menghadirkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abidin Fikri, SH., MH., sebagai narasumber utama.
Forum ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat sistem layanan publik yang mendukung jaminan produk halal di daerah.
Dalam diskusi tersebut, isu penguatan layanan BLU dan pentingnya akreditasi lembaga menjadi sorotan utama.
Keduanya dinilai sebagai fondasi penting dalam memastikan kualitas, kredibilitas, dan kepercayaan terhadap produk halal yang beredar di masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Bambang Sutriyono menegaskan, pengembangan ekosistem halal bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jaminan produk halal memberi kepastian bagi konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang jauh lebih luas, khususnya bagi pelaku UMKM di Bojonegoro,” ujarnya.
Menurutnya, pelaku usaha lokal harus didorong agar mampu memenuhi standar halal secara menyeluruh, mulai dari proses produksi hingga distribusi, sehingga dapat bersaing di pasar nasional maupun global.
Sementara itu, H. Abidin Fikri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem jaminan produk halal yang kuat dan berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga terkait menjadi kunci agar sistem halal ini berjalan efektif dan terintegrasi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pentingnya sertifikasi halal semakin meningkat.
Selain itu, terbentuknya ekosistem halal yang solid diyakini mampu menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Bojonegoro. (aj)
































