Beranda Peristiwa Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet KA Sancaka Yogyakarta–Surabaya, CCTV Mulai...

Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Toilet KA Sancaka Yogyakarta–Surabaya, CCTV Mulai Ditelusuri

YOGYAKARTA – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut kasus penemuan bayi laki-laki yang ditinggalkan di toilet KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng.

Hingga kini, pelaku yang diduga meninggalkan bayi tersebut masih dalam pengejaran.

Kasus yang sempat viral di media sosial itu kini ditangani oleh Satreskrim Polresta Surakarta bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari.

Polisi telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Kapolresta Surakarta melalui Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, mengatakan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.

Langkah yang ditempuh meliputi olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan sejumlah saksi, pengumpulan barang bukti, hingga penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV).

Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta guna memperoleh data yang dapat membantu mengidentifikasi pelaku.

“Serangkaian penyelidikan masih terus dilakukan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran CCTV, hingga koordinasi dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta,” ujar Kompol Harno, Minggu (5/7/2026).

Di sisi lain, kondisi bayi yang ditemukan di dalam toilet kereta dipastikan telah mendapatkan penanganan medis.

Bayi tersebut kini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Surakarta untuk memastikan kesehatannya tetap terjaga.

Polisi juga mengajak masyarakat untuk ikut membantu proses pengungkapan kasus dengan memberikan informasi apabila mengetahui identitas maupun keberadaan orang yang diduga terlibat.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa ini agar segera melaporkannya kepada kepolisian. Informasi dari masyarakat sangat membantu proses penyelidikan agar pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum,” kata Harno.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/7/2026) pagi. Bayi laki-laki ditemukan sekitar pukul 07.20 WIB oleh petugas yang sedang bertugas di atas KA Sancaka 84B.

Setelah menerima laporan, petugas segera berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Pelayanan Stasiun Solo Balapan agar proses evakuasi dapat dilakukan secepat mungkin.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bayi langsung dievakuasi saat kereta tiba di Stasiun Solo Balapan.

“Petugas menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3, kemudian temuan tersebut segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan Pusat Pengendalian Pelayanan Stasiun Solo Balapan,” jelas Feni.

Sekitar pukul 07.30 WIB, bayi diserahkan kepada petugas Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan untuk mendapatkan penanganan awal.

Setelah proses evakuasi selesai, KA Sancaka kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan pada pukul 07.33 WIB.

Pihak KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan akan mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian dengan memberikan data maupun informasi yang dibutuhkan agar pelaku yang meninggalkan bayi tersebut segera terungkap. (dm)