Beranda Infotaiment 30 Tahun Mengabdi, ASN Bojonegoro Ini Sabet Penghargaan Bergengsi dari BKN RI

30 Tahun Mengabdi, ASN Bojonegoro Ini Sabet Penghargaan Bergengsi dari BKN RI

BOJONEGORO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) ke-78 Tahun 2026, Inspektur Pembantu (Irban) Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Rahmat Junaidi, berhasil meraih penghargaan sebagai ASN Inspiratif dan Berintegritas atas dedikasi pengabdiannya selama tiga dekade.

Penghargaan tersebut diberikan melalui ajang nasional Vote ASN yang diselenggarakan BKN dengan mengusung tema “Memudahkan, Melindungi, dan Membahagiakan ASN”.

Kompetisi ini menjadi wadah apresiasi bagi ASN yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, integritas kuat, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.

Bagi Rahmat Junaidi, mengikuti ajang tersebut bukan sekadar mengejar penghargaan.

Lebih dari itu, ia ingin memperlihatkan bahwa ASN di daerah juga mampu memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa melalui kerja nyata dan pelayanan yang berkualitas.

“Momentum ini kami manfaatkan untuk mengajak ASN muda, khususnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, agar terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan tidak berhenti berinovasi. Pelayanan publik yang berkualitas lahir dari dedikasi yang konsisten,” ungkap Rahmat.

Perjalanan pengabdian Rahmat sebagai ASN dipenuhi pengalaman berharga.

Salah satu yang paling membekas adalah ketika pertama kali bertugas pada 1994 di wilayah perbatasan Nusa Tenggara Timur dan Timor Timur.

Saat itu kondisi daerah masih berada dalam situasi konflik sehingga penuh tantangan dan risiko.

Meski bekerja dengan berbagai keterbatasan, semangatnya untuk mengabdi kepada negara tidak pernah surut.

Karier panjangnya juga diwarnai sejumlah capaian penting. Saat bertugas di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Rahmat ikut menginisiasi peningkatan status rumah sakit menjadi kelas B sekaligus mendorong keberhasilan akreditasi 12 layanan pada 2009, sebuah pencapaian bersejarah bagi rumah sakit tersebut.

Tak hanya itu, ketika dipercaya bertugas di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Rahmat turut menggagas penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) di Kabupaten Bojonegoro hingga menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menerapkannya dengan dukungan INFID dan World Bank.

Atas kiprahnya tersebut, Rahmat bahkan dipercaya mewakili Bupati Bojonegoro menjadi narasumber dalam forum internasional di Seoul, Korea Selatan, pada 2016.

Di hadapan berbagai organisasi non-pemerintah dan akademisi dari sejumlah negara, ia memaparkan praktik pembangunan berkelanjutan yang diterapkan di Bojonegoro.

Rahmat berharap pengalaman yang telah dilaluinya dapat menjadi inspirasi bagi generasi ASN berikutnya.

Menurutnya, ASN saat ini memiliki fasilitas dan kesempatan yang jauh lebih besar untuk berkembang dibandingkan masa awal dirinya mengabdi.

“Jangan menjadi ASN yang pasif. Jadilah inovator yang selalu menjunjung tinggi integritas. Manfaatkan setiap kesempatan, termasuk beasiswa pendidikan di dalam maupun luar negeri, untuk meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.

Dalam ajang Vote ASN, video profil Rahmat yang diunggah melalui akun Instagram Inspektorat Kabupaten Bojonegoro memperoleh dukungan luas dengan mengumpulkan 208 tanda suka (like).

Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi masyarakat sekaligus penyemangat agar semakin banyak ASN muda yang berani berinovasi dan menjaga integritas.

Seluruh kandidat dalam kompetisi ini sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh tim BKN sebelum dipublikasikan melalui media sosial resmi BKN.

Penilaian dilakukan berdasarkan rekam jejak, inovasi, dedikasi, serta dukungan publik yang kemudian diputuskan oleh dewan juri.

Para penerima penghargaan memperoleh sertifikat resmi yang ditandatangani Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka kepada masyarakat dan negara. (mia)