MALANG – Komitmen TNI dalam membentuk karakter generasi muda kembali diwujudkan melalui pembinaan kepramukaan.
Batalyon Kesehatan (Yonkes) 2 Divisi Infanteri 2 Kostrad menggelar kegiatan Orientasi Organisasi Pramuka (OOP) Penegak bagi siswa SMA Negeri 9 Malang di Markas Yonkes 2 Kostrad, Karangploso, Kabupaten Malang, selama dua hari, 24–25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Komandan Yonkes 2 Kostrad, Letkol Ckm dr. David Marlynson Purba, M.Ked(Surg), Sp.B., M.Tr.Mil. Orientasi ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat bela negara.
Selama mengikuti orientasi, para peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga praktik yang mampu mengasah mental dan kerja sama.
Berbagai materi diberikan mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Ke-SAKA-an Pramuka, dasar-dasar Kepramukaan tingkat Penegak, kepemimpinan, pembentukan karakter, hingga latihan kemandirian.
Suasana semakin semarak dengan pelaksanaan tradisi api unggun yang menjadi simbol persatuan, kekompakan dan kebersamaan antaranggota Pramuka.
Dalam sambutannya, Letkol Ckm dr. David Marlynson Purba menegaskan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan rasa cinta tanah air.
Menurutnya, pembinaan seperti ini menjadi investasi penting untuk melahirkan calon pemimpin bangsa yang mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan dengan disiplin, integritas dan semangat pengabdian.
“Kegiatan ini merupakan salah satu sarana pembinaan karakter yang mampu membentuk generasi muda menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Kami berharap para siswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegas Danyonkes 2 Kostrad.
Ia juga menambahkan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan selama orientasi bukan sekadar untuk kegiatan di sekolah, melainkan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Melalui pembinaan tersebut, Yonkes 2 Kostrad menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan generasi muda Indonesia.
Harapannya, para peserta mampu menjadi pribadi yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta siap berkontribusi menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan sinergi positif antara dunia pendidikan dan TNI dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, nasionalisme, kepemimpinan, serta semangat bela negara kepada para pelajar sebagai penerus bangsa.
Dengan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan kepedulian tinggi terhadap bangsa dan negara. (mia)
































