BOJONEGORO – Suasana peringatan hari jadi sekaligus peresmian gedung baru SMPN 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (22/8/2026), berlangsung semakin meriah dengan penampilan Tari Serampat.
Tarian tersebut dibawakan oleh para penari dari Sanggar Tari Bledek Brancangan yang tampil dalam rangkaian kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat penting.
Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., Menteri Pekerjaan Umum yang diwakili Kuswara, S.T., M.A., Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, Kapolres Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro, serta anggota DPRD Bojonegoro.
Penampilan Tari Serampat menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut.
Para penari tampil percaya diri membawakan tarian di hadapan para tamu undangan, termasuk jajaran pejabat tingkat nasional dan daerah.
Salah satu penari, Dina Ayu, mengaku bangga sekaligus senang mendapat kesempatan tampil dalam acara tersebut.
Terlebih, penampilannya disaksikan langsung oleh Menko PMK, perwakilan Menteri Pekerjaan Umum, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, jajaran kepolisian, TNI, serta tamu undangan lainnya.
“Awalnya memang grogi, apalagi yang menyaksikan ada bapak menteri, bupati dan wakil bupati serta tamu-tamu luar biasa. Tapi Alhamdulillah, ini menjadi tantangan bagi kami dan kami berhasil melewatinya,” ungkap Dina.
Menurut Dina, kesempatan tampil dalam agenda penting tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan.
Rasa gugup yang sempat muncul sebelum tampil justru berubah menjadi kebanggaan setelah seluruh rangkaian pertunjukan dapat diselesaikan dengan baik.
“Saya tidak bisa menggambarkan betapa senangnya bisa tampil di acara ini,” ujarnya.
Kehadiran Tari Serampat dalam peresmian gedung baru SMPN 1 Padangan sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan pembangunan dan pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian seni budaya lokal.
Penampilan sanggar tari di bawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro tersebut pun menambah warna dalam momentum peresmian fasilitas pendidikan baru di Padangan.
Selain menjadi hiburan bagi para tamu, pertunjukan itu menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus mengenalkan dan menjaga seni tradisional di tengah perkembangan zaman. (mia)
































