MADIUN, KLIKINDONESIA— Barang tertinggal di kereta api maupun stasiun bukan berarti hilang tanpa jejak. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat sebanyak 657 barang penumpang berhasil diamankan melalui sistem Lost and Found sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Dari ratusan barang tersebut, nilai keseluruhannya diperkirakan mencapai Rp469.142.000. KAI memastikan setiap barang temuan didata dan disimpan untuk memudahkan proses pengembalian kepada pemiliknya.
Berdasarkan data KAI Daop 7 Madiun, barang yang ditemukan terdiri atas 153 makanan, 472 barang biasa, dan 132 barang berharga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 320 barang atau 48,71 persen telah dikembalikan kepada pemiliknya.
Sementara itu, sebanyak 337 barang atau 51,29 persen masih tersimpan di pos Lost and Found karena belum diambil oleh pemilik.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, pelanggan tidak perlu panik ketika menyadari barang bawaannya tertinggal di kereta atau stasiun.
“Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan. Hal ini terbukti dengan pengembalian barang-barang berharga senilai puluhan hingga jutaan rupiah yang tertinggal,” Ujar Tohari dalam keterangannya, Minggu (23/08/2026).

Setiap barang yang ditemukan petugas, lanjut dia, langsung dimasukkan ke dalam basis data Lost and Found internal KAI. Pendataan tersebut membantu petugas melakukan verifikasi dan mencocokkan barang dengan laporan kehilangan dari pelanggan.
Barang yang diamankan pun beragam. Selain makanan dan oleh-oleh, petugas menemukan tas, helm, jaket, topi, totebag hingga tas berisi pakaian.
Adapun barang berharga yang ditemukan antara lain dompet, telepon seluler, laptop, perhiasan, hingga tas yang berisi uang tunai senilai jutaan rupiah.
KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum meninggalkan kereta ataupun stasiun. Namun, apabila barang terlanjur tertinggal, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas stasiun, terutama Customer Service atau Polsuska.
Laporan kehilangan juga dapat disampaikan melalui Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 08111-2111-121. Pelanggan juga dapat memanfaatkan kanal media sosial resmi @KAI121.
“Kami pastikan setiap barang yang tertinggal akan kami amankan dengan baik melalui sistem pendataan yang transparan. Kepercayaan dan keamanan pelanggan adalah prioritas utama kami,” Kata Tohari.
KAI berharap keberadaan sistem Lost and Found tidak hanya membantu mengembalikan barang kepada pemiliknya, tetapi juga memperkuat rasa aman dan kepercayaan pelanggan selama menggunakan layanan kereta api. (Rita)
































