BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Demi meraih untung yang lebih banyak, terkadang banyak para pedagang yang menjual barang atau jenis yang lain, yang mutunya kurang bagus, seperti yang terjadi di penjual ayam potong di pasar Baureno, Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur, yang mana beberapa pembeli banyak yang kecewa, karena ternyata ayam yang di jual oleh inisial Y di duga ayam tiren atau ayam yang sudah mati kemarin baru di sembelih terus di jual ke pasar.
Polsek Baureno terkait adanya aduan tersebut, langsung Gerak cepat (Gercep) sidak langsung ke pasar Baureno untuk melihat secara langsung terkait adanya aduan tersebut, sesampainya di pasar penjual ayam yang di maksud ternyata bukanya malam menjelang pagi atau jam 02:00 WIB. Jadi jajaran Polsek Baureno tidak menemukan bukti atau penjual ayam tersebut.
Seperti yang di sampaikan Kapolsek Baureno IPTU H. Sholeh S.H. dari pantauan jajaran kami belum menemukan bukti atau penjual ayam tiren yang di maksud, “Kami selaku pimpinan Kepolisian Sektor Baureno, akan terus mendalami aduan masyarakat terkait penjual ayam tiren ini, apapun aduan dari masyarakat wilayah Baureno tetap akan kita layani 24 jam. Kepolisian Sektor Wilayah Baureno akan selalu siap melayani masyarakat,” Ungkap IPTU H. Sholeh, S.H.
Kapolsek Baureno juga menambahkan, “Kami akan selalu berikan pelayanan, pengamanan di wilayah saya, masyarakat harus merasakan ketentraman dan kedamaian, jangan sampai terkait kejadian penjual ayam potong tiren ini membuat masyarakat tidak nyaman, karena ayam tiren ini, juga kurang baik kalau di konsumsi, tapi saya berharap apapun permasalahannya harus tetap tenang, dan kejadian apapun jangan main hakim sendiri, kalau ada yang mencurigakan silahkan laporan ke kantor Polsek Baureno, IPTU H. Sholeh, S.H juga punya MOTO ‘Hadir Berbuat Bermanfaat’ ,” Pungkasnya.
Kebetulan Kapolsek Baureno IPTU H. Sholeh S.H. ini, juga pernah menjabat di Kapolsek Kedungadem, dan sebelum menjabat Kapolsek Kedungadem, juga menjabat sebagai Kanit reskrim Polsek Baureno, tentu sudah memiliki banyak pengalaman, dan sudah tau titik rawan baik kejahatan maupun yang lainnya, yang ada di wilayah Baureno, Kecamatan Kedungadem sendiri juga rawan konflik letaknya sebelah ujung timur selatan Kabupaten Bojonegoro, semenjak IPTU H. Sholeh, S.H. situasi juga menjadi kondusif. *[]
































