BOJONEGORO – Masyarakat Kabupaten Bojonegoro dapat beraktivitas dengan nyaman pada Senin (15/6/2026).
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bojonegoro yang mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di wilayah Bojonegoro diperkirakan didominasi cuaca cerah sejak pagi hingga siang hari.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan cerah dengan suhu udara mencapai 27 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 7,7 kilometer per jam, sementara tingkat kelembapan udara berada pada angka 81 persen.
Memasuki siang hari, langit Bojonegoro diprediksi tetap cerah.
Kecepatan angin meningkat hingga 18,5 kilometer per jam dari arah timur, dengan kelembapan udara turun menjadi sekitar 56 persen.
Kondisi ini mendukung berbagai aktivitas masyarakat, baik di sektor pertanian, perdagangan, maupun kegiatan luar ruangan lainnya.
Saat malam tiba, cuaca berubah menjadi berawan. Suhu udara berkisar 26 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 93 persen.
Angin bertiup relatif lemah dari arah selatan dengan kecepatan sekitar 2 kilometer per jam.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diprakirakan cerah berawan.
Suhu udara turun menjadi 25 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen. Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 3,8 kilometer per jam.
Dari hasil pemantauan visual yang dilakukan BPBD Bojonegoro, kondisi cuaca di seluruh wilayah terpantau cerah.
Mulai dari kawasan Bojonegoro Kota, wilayah selatan, timur, hingga barat kabupaten menunjukkan cuaca yang kondusif tanpa gangguan berarti.
Selain kondisi cuaca yang stabil, laporan BPBD juga mencatat tidak adanya kejadian bencana maupun insiden kedaruratan selama periode pemantauan.
Situasi ini menunjukkan kondisi wilayah Bojonegoro dalam keadaan aman dan terkendali.
Di sisi lain, hasil pemantauan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo yang bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo menunjukkan angka 6,34 meter.
Status sungai berada pada kategori normal dengan tren debit air yang terus menurun.
BPBD Bojonegoro menghimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi sungai, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran Bengawan Solo.
Meski situasi saat ini aman, kewaspadaan tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Secara umum, kondisi cuaca Bojonegoro pada awal pekan ini tergolong bersahabat.
Langit cerah yang mendominasi serta kondisi Bengawan Solo yang normal menjadi kabar positif bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. (mia)
































