BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji.
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono saat menghadiri pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PFK KBIHU) Kabupaten Bojonegoro masa bakti 2026–2030 di Hotel Dewarna, Kamis (16/7/2026).
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung Ketua DPW PFK KBIHU Jawa Timur Habib Abu Bakar Assegaf.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ikrar pengurus, dilanjutkan penandatanganan berita acara pengukuhan bersama Ketua DPD PFK KBIHU Kabupaten Bojonegoro KH. Sochib Soim sebagai tanda resmi dimulainya kepengurusan baru.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang telah menerima amanah.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi wadah yang memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada calon jemaah haji.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari pemahaman manasik, kesiapan mental, kondisi kesehatan, hingga pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan ibadah sesuai syariat Islam.
“Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi calon jemaah agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan benar, nyaman, dan khusyuk,” ujar Bupati.
Setyo Wahono juga menilai tantangan penyelenggaraan ibadah haji ke depan akan semakin kompleks.
Karena itu, diperlukan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, KBIHU, serta seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pembinaan maupun pelayanan bagi calon jemaah haji sehingga masyarakat dapat berangkat dengan bekal pengetahuan dan kesiapan yang memadai.
Sementara itu, Ketua DPD PFK KBIHU Kabupaten Bojonegoro KH. Sochib Soim menyampaikan bahwa terbentuknya kepengurusan baru menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi antar-KBIHU di Bojonegoro.
Menurutnya, forum tersebut diharapkan mampu membangun sinergi yang semakin kuat bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kementerian Agama, serta Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pembinaan sekaligus pelayanan kepada calon jemaah haji di Kabupaten Bojonegoro.
Dengan terbentuknya kepengurusan PFK KBIHU periode 2026–2030, diharapkan pelayanan, pendampingan dan pembinaan ibadah haji di Bojonegoro semakin profesional, terkoordinasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima. (Pro/mia)































