BOJONEGORO – Usai mengikuti Jalan Sehat Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 bersama ribuan warga, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah melanjutkan kegiatannya dengan menyusuri setiap sudut Pasar Wisata, Minggu (26/7/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar meninjau aktivitas perdagangan.
Dengan suasana santai dan penuh keakraban, Nurul Azizah menyapa para pedagang satu per satu, berbincang langsung, mendengarkan berbagai keluhan, bahkan membeli sejumlah dagangan sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha yang saat ini menempati lokasi relokasi.
Interaksi hangat itu disambut antusias para pedagang, disela-sela percakapan, mereka menyampaikan sejumlah masukan terkait kondisi Pasar Wisata yang kini menjadi tempat sementara aktivitas jual beli selama revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro berlangsung.
Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan adalah akses menuju lantai dua.
Pedagang menilai masih banyak calon pembeli yang enggan naik karena fasilitas penunjang belum sepenuhnya tersedia, sehingga berdampak pada jumlah pengunjung dan omzet penjualan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Moh. Akhmadi, yang turut mendampingi Wakil Bupati, memastikan pemerintah daerah terus melakukan pembenahan fasilitas agar aktivitas perdagangan semakin nyaman.
Ia menjelaskan, salah satu upaya yang segera direalisasikan adalah pengoperasian eskalator di Pasar Wisata.
“InsyaAllah eskalator akan mulai beroperasi pada bulan Agustus. Harapannya, akses menuju lantai atas menjadi lebih mudah sehingga masyarakat semakin nyaman berbelanja dan pedagang juga merasakan dampak positifnya,” ujar Akhmadi.
Wakil Bupati Nurul Azizah mengapresiasi keterbukaan para pedagang dalam menyampaikan berbagai masukan.
Menurutnya, seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan di Pasar Wisata.
Dia menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan proses relokasi berjalan baik sehingga roda perekonomian para pedagang tetap bergerak selama pembangunan Pasar Kota Bojonegoro berlangsung.
Saat ini, seluruh pedagang Pasar Kota Bojonegoro memang telah dipindahkan sementara ke Pasar Wisata sebagai bagian dari proses revitalisasi pasar induk.
Selama masa relokasi tersebut, seluruh aktivitas jual beli tetap berlangsung normal.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga mengajak masyarakat untuk tetap berbelanja di Pasar Wisata.
Selain kebutuhan sehari-hari tetap tersedia, kehadiran masyarakat sebagai pembeli menjadi dukungan nyata bagi para pedagang agar tetap bisa menjalankan usahanya hingga revitalisasi Pasar Kota selesai.
Dengan berbagai pembenahan fasilitas yang terus dilakukan, termasuk rencana pengoperasian eskalator pada Agustus mendatang, diharapkan Pasar Wisata semakin ramai dikunjungi dan mampu menjadi pusat perdagangan yang nyaman bagi pedagang maupun masyarakat. (Mia)
































