BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Melalui berbagai kegiatan nonfisik, Satgas TMMD juga berupaya membentuk karakter generasi muda, salah satunya dengan memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa-siswi SDN Kesongo 1.
Suasana berbeda tampak di halaman sekolah pada Jumat (17/7/2026). Puluhan siswa yang biasanya mengikuti pelajaran di dalam kelas, pagi itu berdiri rapi membentuk barisan di lapangan sekolah.
Mengenakan seragam lengkap dengan atribut Pramuka, mereka tampak antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan personel TNI.
Pelatihan dipandu langsung oleh anggota Satgas TMMD yang memperagakan berbagai gerakan dasar PBB, mulai dari sikap sempurna, hadap kanan, hadap kiri, hingga langkah tegap.
Meski berlangsung dengan disiplin khas militer, suasana latihan tetap terasa hangat dan menyenangkan.
Gelak tawa sesekali terdengar ketika beberapa siswa masih salah mengambil arah.
Namun, momen tersebut justru menjadi bagian dari proses belajar yang membuat anak-anak semakin bersemangat mengikuti latihan hingga selesai.
Komandan SST-1 Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Inf Adi Yuniarto, mengatakan pelatihan PBB dipilih karena menjadi salah satu metode efektif untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kekompakan, serta kepemimpinan kepada anak sejak usia sekolah dasar.
Menurutnya, setiap gerakan dalam baris-berbaris mengajarkan siswa untuk fokus, mematuhi instruksi, serta bekerja sama dalam satu tim.
“Kami ingin membentuk karakter disiplin sejak dini. Harapannya, nilai-nilai yang dipelajari melalui latihan PBB dapat diterapkan anak-anak, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat sosok prajurit TNI.
Interaksi langsung selama latihan menciptakan suasana akrab sehingga anak-anak tidak lagi melihat TNI hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap pendidikan dan pembinaan karakter generasi muda.
Pelatihan PBB tersebut melengkapi berbagai kegiatan TMMD di lingkungan SDN Kesongo 1.
Saat ini, Satgas TMMD juga tengah melaksanakan rehabilitasi empat ruang kelas yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat dinding retak dan atap yang bocor.
Dengan demikian, manfaat TMMD di sekolah tidak hanya dirasakan melalui pembangunan sarana belajar yang lebih layak, tetapi juga melalui pembentukan karakter peserta didik.
Kolaborasi antara pembangunan fisik dan pembinaan mental menjadi wujud komitmen TMMD dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, tangguh dan memiliki semangat kebangsaan.
Melalui kegiatan seperti ini, TMMD ke-129 kembali membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga berperan aktif membangun kualitas sumber daya manusia.
Sinergi antara TNI, sekolah dan masyarakat diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan karakter yang kuat, disiplin dan cinta Tanah Air. (mia)































