BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) kembali menghadirkan Program Pelatihan Bahasa Jepang Tahun 2026.
Program ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing di pasar kerja internasional, khususnya di Jepang.
Tingginya peluang kerja di Jepang menjadi alasan utama program ini terus dibuka setiap tahun.
Antusiasme masyarakat Bojonegoro untuk bekerja di luar negeri juga terus meningkat seiring banyaknya perusahaan Jepang yang membutuhkan tenaga kerja asal Indonesia.
Kepala Dinperinaker Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di Jepang masih cukup besar sehingga menjadi peluang yang sangat potensial bagi masyarakat Bojonegoro.
Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya fokus pada kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga membentuk karakter peserta agar memiliki disiplin tinggi, etos kerja yang baik, serta mampu beradaptasi dengan budaya kerja khas Negeri Sakura.
“Peluang kerja di Jepang masih cukup tinggi karena masih banyak perusahaan Jepang yang membutuhkan tenaga kerja dari Indonesia,” ujarnya.
Program pelatihan berlangsung selama tiga bulan. Durasi tersebut dinilai lebih efektif dan optimal untuk membekali peserta sebelum memasuki dunia kerja maupun program pemagangan di Jepang.
Menariknya, peserta tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran, namun juga pendampingan hingga memperoleh peluang kerja atau kesempatan magang di Jepang.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menilai program ini sebagai bagian dari komitmen mencetak SDM unggul, kompeten, dan siap bersaing di tingkat global.
Selain kemampuan akademik, peserta juga akan melalui proses seleksi guna memastikan kesiapan fisik dan mental sebelum diberangkatkan.
Pendaftaran Program Pelatihan Bahasa Jepang 2026 dapat dilakukan secara online melalui
https://s.id/BAHASAJEPANG2026 atau barcode yang ada di pamflet.
Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui WhatsApp di nomor 0823-3118-8678 maupun akun Instagram resmi Dinperinaker Bojonegoro, yakni @perinaker.bojonegoro / @dinperinakerbojonegoro / @bejo_bjn. (mia)
































