BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro dapat menikmati cuaca yang bersahabat pada Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi langit Bojonegoro diperkirakan didominasi cerah mulai pagi hingga dini hari, sehingga aktivitas masyarakat di luar ruangan dapat berlangsung dengan nyaman.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diprediksi cerah dengan suhu sekitar 26 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 6,9 kilometer per jam dan tingkat kelembapan mencapai 76 persen.
Memasuki siang hari, suhu udara Bojonegoro meningkat hingga 32 derajat Celsius.
Meski cuaca tetap cerah, masyarakat dihimbau menjaga kondisi tubuh dan mencukupi kebutuhan cairan karena kelembapan turun menjadi 53 persen.
Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 17,4 kilometer per jam.
Saat malam tiba, langit Bojonegoro diperkirakan masih cerah dengan suhu kembali turun menjadi 26 derajat Celsius.
Kelembapan udara meningkat hingga 81 persen, sementara angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 9,3 kilometer per jam.
Memasuki dini hari, cuaca Bojonegoro tetap cerah dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius.
Angin bergerak dari arah timur dengan kecepatan 6,7 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 89 persen.
Hasil pemantauan visual juga menunjukkan kondisi cerah merata di seluruh wilayah Bojonegoro, meliputi kawasan kota, wilayah selatan, timur, hingga barat.
Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro melaporkan tidak terdapat kejadian bencana maupun insiden menonjol selama periode pemantauan.
Di sisi lain, kondisi Sungai Bengawan Solo juga masih berada dalam keadaan aman.
Berdasarkan data Perum Jasa Tirta Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, tinggi muka air (TMA) tercatat 6,00 meter dengan status Normal dan tren debit air stabil.
Dengan kondisi cuaca yang cerah serta debit Sungai Bengawan Solo yang masih terkendali, masyarakat tetap dihimbau menjaga kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD Kabupaten Bojonegoro. (mia)































