BOJONEGORO – Kesibukan membangun infrastruktur dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tidak membuat para prajurit melupakan sisi kemanusiaan.
Di sela-sela aktivitas pembangunan jalan dan berbagai sasaran fisik lainnya, salah seorang anggota Satgas TMMD, Prada Risqi, tampak menyempatkan diri bercengkerama dan bermain bersama anak-anak desa.
Canda tawa yang tercipta menjadi pemandangan hangat di tengah padatnya pekerjaan para prajurit.
Anak-anak yang semula hanya melihat proses pembangunan, perlahan mendekat dan larut dalam obrolan ringan bersama Prada Risqi.
Suasana akrab itu memperlihatkan bahwa kehadiran TNI di Desa Kesongo bukan hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat, terutama generasi muda.
Menurut Prada Risqi, kebersamaan dengan anak-anak menjadi momen yang sangat berharga di sela tugasnya sebagai anggota Satgas TMMD.
“Melihat mereka tersenyum dan tertawa bersama kami menjadi kebahagiaan tersendiri. Semoga kehadiran kami tidak hanya memberikan manfaat lewat pembangunan, tetapi juga meninggalkan kenangan baik bagi anak-anak di Desa Kesongo,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedekatan antara prajurit dan masyarakat merupakan salah satu nilai penting dalam pelaksanaan TMMD.
Melalui interaksi sederhana seperti bermain dan bercanda, hubungan emosional antara TNI dan warga semakin erat.
Kehangatan tersebut menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, melainkan juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Senyum polos anak-anak yang mengelilingi Prada Risqi menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan akan terasa lebih bermakna ketika dibangun dengan kebersamaan dan rasa kekeluargaan.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo pun terus berjalan dengan semangat gotong royong, menghadirkan manfaat nyata sekaligus meninggalkan kisah-kisah inspiratif yang akan dikenang masyarakat. (mia)
































