BOJONEGORO – Semangat kebersamaan kembali terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu memasang atap rumah milik Mbah Kardo (86), penerima program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Kamis (30/7/2026).
Di bawah terik matahari, prajurit TNI dan masyarakat bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka saling membantu mengangkat genteng secara estafet hingga ke bagian atas rumah.
Pemandangan penuh kekompakan itu menjadi bukti nyata kuatnya budaya gotong royong yang terus dijaga melalui program TMMD.
Rumah Mbah Kardo yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini berubah secara bertahap.
Setelah struktur bangunan selesai dikerjakan, proses pembangunan memasuki tahap penting, yakni pemasangan rangka atap dan genteng sebagai penutup rumah.
Dengan cekatan, personel Satgas TMMD naik ke atas rangka bangunan untuk menata genteng, sementara warga di bawah bergantian mengangkat material.
Seluruh pekerjaan dilakukan secara terkoordinasi sehingga proses pembangunan berjalan lebih cepat dan tetap memperhatikan kualitas.
Bagi Mbah Kardo, setiap genteng yang terpasang bukan sekadar bagian dari bangunan rumah. Lebih dari itu, rumah baru tersebut menjadi simbol harapan untuk menikmati masa tua dengan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan sehat.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa seluruh sasaran fisik TMMD terus dikebut agar selesai sesuai target tanpa mengurangi mutu pekerjaan.
“Progres rehabilitasi rumah Mbah Kardo berjalan sesuai rencana dan kini memasuki tahap pemasangan atap. Sinergi antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan,” ujarnya.
Ia menegaskan, program rehabilitasi RTLH menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin memastikan penerima manfaat dapat tinggal di rumah yang kokoh, sehat, nyaman, dan memberikan rasa aman bagi keluarga. Inilah tujuan utama TMMD, menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Kehadiran TNI di tengah warga mampu mempererat hubungan, menumbuhkan kepedulian, sekaligus mempercepat pembangunan desa.
Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan hasil positif, masyarakat optimistis seluruh sasaran TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro akan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Kesongo. (mia)































