Beranda Daerah 571 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Bojonegoro Sampaikan Pesan Penting

571 CPNS Resmi Jadi PNS, Bupati Bojonegoro Sampaikan Pesan Penting

BOJONEGORO – Sebanyak 571 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mengikuti prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah di GOR Utama Bojonegoro, Jumat (31/7/2026).

Prosesi yang dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono berlangsung khidmat dan menjadi tonggak awal perjalanan pengabdian ratusan aparatur baru kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh PNS yang telah melewati berbagai tahapan seleksi hingga akhirnya resmi diangkat sebagai aparatur sipil negara.

“Selamat kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil yang hari ini telah mengucapkan sumpah. Semoga saudara mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta memegang teguh nilai-nilai yang telah diikrarkan dalam sumpah PNS,” ujar Setyo Wahono.

Bupati juga mengingatkan bahwa seorang PNS harus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat, baik melalui etika, disiplin, maupun kualitas pelayanan yang diberikan.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan negara harus dijawab dengan dedikasi tinggi dan pelayanan publik yang cepat, profesional, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jadilah aparatur yang melayani dengan hati, bekerja secara profesional, dan menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada saudara,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Setyo Wahono juga memberikan perhatian khusus kepada para PNS yang mayoritas berasal dari generasi muda.

Dia menilai birokrasi saat ini tengah memasuki era transformasi digital yang menuntut aparatur memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Karena itu, ia mendorong seluruh PNS untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan dan tidak pernah berhenti belajar agar mampu menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Saya berharap generasi muda terus mengembangkan kemampuan dan selalu mengikuti perkembangan teknologi. Jangan cepat puas, karena birokrasi masa depan membutuhkan aparatur yang inovatif, adaptif dan siap menghadapi perubahan,” tegasnya.

Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa penguasaan teknologi saja tidak cukup.

Integritas tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Menurutnya, keberhasilan seorang PNS tidak hanya diukur dari kecakapan bekerja, tetapi juga dari kejujuran, loyalitas, serta tanggung jawab moral dalam mengemban amanah.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turut memberikan motivasi kepada para PNS yang baru diambil sumpahnya.

Dia mengajak seluruh aparatur baru untuk mensyukuri pencapaian tersebut karena diraih melalui perjuangan panjang, kerja keras, doa dan dukungan keluarga.

“Perjalanan hingga berada di titik ini tentu bukan sesuatu yang mudah. Ada proses panjang yang telah dilalui dengan penuh kesabaran. Karena itu, syukurilah amanah ini dan jadikan sebagai awal untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tutur Nurul Azizah.

Dirinya menegaskan bahwa menjadi PNS merupakan komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas serta berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Bojonegoro.

Dengan semangat profesionalisme, integritas, dan pelayanan prima, ratusan PNS baru tersebut diharapkan mampu menjadi wajah birokrasi modern yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki kompetensi yang terus meningkat, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, responsif, dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat. (Pro/mia)