LAMONGAN – Komitmen TNI dalam memperkuat karakter kebangsaan masyarakat di Lamongan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial.
Salah satunya melalui sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar Koramil 0812/17 Paciran di Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 0812/17 Paciran, Kapten Inf Imam Mustain, tersebut menjadi bagian dari Program Karya Bakti TNI Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) Semester I Tahun Anggaran 2026.
Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat mental, karakter, dan jiwa nasionalisme masyarakat.
Sejak awal kegiatan, antusiasme warga terlihat cukup tinggi.
Kalangan pemuda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa mengikuti sosialisasi dengan penuh perhatian.
Mereka mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Kapten Inf Imam Mustain menegaskan bahwa wawasan kebangsaan harus menjadi bagian dari sikap dan perilaku masyarakat, bukan sekadar teori yang dipahami saat mengikuti kegiatan sosialisasi.
Menurutnya, semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, dan persatuan bangsa harus terus dijaga agar tetap kokoh di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
“Wawasan kebangsaan harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air merupakan modal utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat.
Arus informasi yang tidak terbendung berpotensi memengaruhi pola pikir masyarakat apabila tidak dibekali pemahaman kebangsaan yang kuat.
Karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila dinilai menjadi benteng penting untuk menghadapi berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan dan identitas bangsa, terutama di kalangan generasi muda.
Selain membahas nilai-nilai kebangsaan, peserta juga diajak menghidupkan kembali budaya gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan desa.
Kesadaran bela negara pun menjadi salah satu materi yang ditekankan sebagai tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Kepala Desa Kandangsemangkon memberikan apresiasi atas kehadiran dan kepedulian Koramil 0812/17 Paciran yang secara aktif melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui berbagai program edukatif.
Menurutnya, kegiatan wawasan kebangsaan sangat penting untuk memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai budaya bangsa agar tetap lestari di tengah derasnya pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi.
Melalui kegiatan ini, sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Dengan semangat nasionalisme yang terus dipupuk, masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa menjaga Indonesia tidak hanya dilakukan melalui pertahanan negara, tetapi juga melalui penguatan karakter, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa yang dimulai dari lingkungan masyarakat dan desa. (epr)
































