LAMONGAN — Suasana tak biasa terlihat di Stasiun Lamongan, Rabu (29/4/2026), Peron yang biasanya ramai mendadak lengang setelah dua kereta api tujuan Jakarta batal diberangkatkan secara mendadak.
Dua perjalanan yang terdampak yakni KA Gumarang relasi Surabaya Pasarturi–Pasarsenen dan KA Jayabaya relasi Malang–Pasarsenen.
Pembatalan ini membuat rencana perjalanan ratusan penumpang harus tertunda.
Penyebabnya bukan berasal dari wilayah setempat, melainkan gangguan operasional yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, wilayah Daop 1 Jakarta.
Dampak gangguan tersebut merambat ke jalur lintas utara, sehingga memaksa PT KAI melakukan penyesuaian hingga pembatalan perjalanan demi menjaga keselamatan operasional.
Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah yang tidak bisa dihindari.
“Kami mengutamakan keselamatan perjalanan. Saat terjadi gangguan di wilayah Daop 1 Jakarta, penyesuaian termasuk pembatalan menjadi langkah yang harus diambil,” ujarnya.
Meski perjalanan dibatalkan, KAI memastikan hak penumpang tetap terpenuhi.
Seluruh tiket untuk keberangkatan 27–28 April 2026 dapat dikembalikan dengan refund 100 persen, di luar biaya pemesanan.
Proses pengembalian dana dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun secara transfer melalui Contact Center KAI.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi penumpang yang terdampak.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Tim kami terus berupaya memulihkan kondisi agar perjalanan kereta kembali normal,” tambah Mahendro.
KAI juga menghimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi perusahaan sebelum melakukan perjalanan.
Pembatalan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Meski perjalanan tertunda, komitmen terhadap keamanan dan pelayanan penumpang tetap dijaga. (epr)
































