KOLAKA TIMUR – Semangat penguatan pers profesional kembali digaungkan di Sulawesi Tenggara.
Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) resmi menetapkan kepengurusan Perwakilan DPP PJI Kabupaten Kolaka Timur untuk masa bakti 20 Mei hingga 20 Oktober 2026.
Peresmian berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur, Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Rabu (20/5/2026), dan menjadi momentum penting lahirnya tonggak baru organisasi pers di Bumi Kolaka Timur.
Meski Ketua Umum PJI, Hartanto Boechori tidak hadir secara langsung, prosesi pengesahan tetap berlangsung khidmat melalui sambutan resmi yang dibacakan Ketua DPD PJI Sulawesi Tenggara.
Dalam sambutan pengesahan tersebut ditegaskan bahwa kepengurusan Perwakilan DPP PJI Kabupaten Kolaka Timur resmi dinyatakan sah dan memiliki tanggung jawab menjalankan seluruh ketentuan organisasi.
Jusran, Pemimpin Redaksi Tagsultra.com, dipercaya memimpin PJI Kolaka Timur sebagai ketua perwakilan.
Ia didampingi Karnito sebagai wakil ketua, Iswan Hasbul sebagai sekretaris, serta Jumran Djumadi sebagai bendahara bersama jajaran pengurus lainnya.
Pengukuhan itu turut dihadiri sejumlah pejabat penting daerah, mulai Plt Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka, Ketua DPRD Hj. Jumhani, Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, hingga unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran para pejabat daerah dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pers dipandang sebagai mitra strategis pembangunan, bukan sekedar pengawas pemerintah.
Dalam sambutannya, Yosep Sahaka berharap PJI Kolaka Timur mampu membangun sinergi positif dengan pemerintah daerah serta melahirkan jurnalis yang profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi etika jurnalistik.
“Pers memiliki fungsi penting sebagai kontrol sosial, media edukasi publik, sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Jusran menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PJI dan jajaran DPD PJI Sulawesi Tenggara atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi tersebut di Kolaka Timur.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dan seluruh unsur Forkopimda yang mendukung penuh pelaksanaan peresmian tersebut.
Dalam pesan tertulisnya, Hartanto Boechori menekankan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital.
“Kompetensi adalah investasi terbaik seorang jurnalis. Di era banjir informasi, jurnalis kompeten menjadi benteng terakhir kebenaran,” tegasnya.
Ketua Umum PJI itu juga mendorong wartawan di Kolaka Timur untuk aktif mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) demi meningkatkan kualitas dan profesionalisme kerja jurnalistik.
Tak hanya itu, PJI juga berharap Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dapat mendukung pelaksanaan UKW PJI ke-11 yang direncanakan bersamaan dengan pengukuhan definitif DPC PJI Kolaka Timur periode 2026–2029 pada Oktober mendatang.
Dalam sambutannya, Ketum PJI Hartanto Boechori turut mengingatkan aparat penegak hukum agar sengketa pers diselesaikan melalui mekanisme sesuai Undang-Undang Pers, yakni melalui hak jawab, hak koreksi, dan mediasi Dewan Pers.
PJI sendiri dikenal sebagai organisasi pers yang lahir di Surabaya pada era reformasi 1998 dan ikut terlibat dalam perjalanan sejarah pers nasional, termasuk pengawalan lahirnya Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 serta pembentukan Dewan Pers independen.
Kini, dengan ribuan anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, PJI terus memperluas jaringan sekaligus memperkuat kualitas wartawan melalui pendidikan jurnalistik, UKW, dan penguatan organisasi.
Masuknya PJI ke Kolaka Timur menjadi simbol baru semangat pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab di tengah tantangan dunia informasi yang semakin kompleks. (mia)
































