Beranda Daerah HUT RI ke-81, Warga Bayem Bayemgede Kepohbaru Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Doakan...

HUT RI ke-81, Warga Bayem Bayemgede Kepohbaru Bojonegoro Gelar Tasyakuran dan Doakan Korban Gempa Flores

BOJONEGORO — Suasana penuh kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Bayem, Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (16/8/2026).

Warga RT 09/RW 03 menggelar kegiatan tasyakuran sekaligus doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, warga juga secara khusus memanjatkan doa untuk masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rangkaian tasyakuran dipimpin Ustad Badri, warga mengikuti kegiatan dengan khidmat, menjadikan momentum kemerdekaan tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga untuk mempererat silaturahmi dan kepedulian terhadap sesama.

Ketua RT 09, Zainudin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk rasa syukur warga sekaligus upaya menjaga kekompakan masyarakat di lingkungan RT 09.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin terus menjaga kekompakan warga sekaligus mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama. Semoga saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Flores diberikan kekuatan dan segera mendapat pertolongan,” ujar Zainudin.

Selain mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga dan pikiran demi kemerdekaan Indonesia, doa bersama juga ditujukan bagi para korban gempa Flores.

Warga berharap masyarakat yang terdampak bencana diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah.

Doa juga dipanjatkan agar proses penanganan bencana berjalan lancar dan masyarakat terdampak segera mendapatkan pertolongan.

“Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi bencana,” ucap Zainudin.

Bagi warga RT 09/RW 03 Dusun Bayem, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan, gotong royong dan kepedulian sosial.

Kegiatan sederhana tersebut pun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh hikmah.

Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan kemeriahan, tetapi juga diwujudkan melalui rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama. (mia)