BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro dapat menjalankan aktivitas dengan lebih nyaman pada Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bojonegoro yang mengacu pada prakiraan BMKG, cuaca diprediksi didominasi kondisi cerah hingga malam hari.
Pada pagi hari, langit Bojonegoro diperkirakan cerah dengan suhu sekitar 27 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan 8,1 kilometer per jam, sementara kelembapan udara mencapai 66 persen.
Memasuki siang, cuaca Bojonegoro tetap cerah dengan suhu meningkat hingga 31 derajat Celsius.
Angin berembus dari arah timur laut berkecepatan 6,4 kilometer per jam, sedangkan kelembapan turun menjadi 51 persen.
Saat malam tiba, kondisi langit Bojonegoro masih diprediksi cerah. Suhu udara turun menjadi 25 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 86 persen.
Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 10,2 kilometer per jam.
Sementara pada dini hari, cuaca Bojonegoro tetap cerah dengan suhu sekitar 22 derajat Celsius.
Angin bergerak dari arah tenggara berkecepatan 4,7 kilometer per jam dan kelembapan udara mencapai 89 persen.
Berdasarkan pantauan visual BPBD, wilayah Bojonegoro Kota dan Bojonegoro Selatan terpantau cerah berawan.
Adapun wilayah Bojonegoro Timur serta Bojonegoro Barat berada dalam kondisi cerah.
Hingga laporan ini diterbitkan, tidak terdapat kejadian bencana maupun insiden yang menonjol di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Sementara itu, hasil pemantauan debit Sungai Bengawan Solo menunjukkan tinggi muka air (TMA) berada di angka 6,10 meter.
Kondisi tersebut masih berstatus Normal dengan tren stabil, sehingga belum menunjukkan adanya potensi peningkatan debit yang perlu diwaspadai.
BPBD Bojonegoro tetap mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan mengikuti perkembangan kondisi sungai, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan bantaran Bengawan Solo.
Meski cuaca Bojonegoro diprediksi cerah, kewaspadaan terhadap perubahan cuaca tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi. (mia)
































