Beranda TNI/POLRI TMMD 129 Bojonegoro Usai, Babinsa Kesongo Titip Pesan Penting ke Warga

TMMD 129 Bojonegoro Usai, Babinsa Kesongo Titip Pesan Penting ke Warga

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, memang telah resmi berakhir.

Namun, semangat menjaga hasil pembangunan dan memperkuat komunikasi dengan masyarakat terus dilanjutkan.

Babinsa Desa Kesongo, Serka Lasmidi, tetap aktif turun ke tengah warga untuk memberikan sosialisasi sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga berbagai fasilitas yang telah dibangun melalui program TMMD.

Menurut Serka Lasmidi, berakhirnya TMMD bukan berarti berakhir pula tanggung jawab untuk memastikan hasil pembangunan tetap terawat dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Yang sudah dibangun bersama harus kita jaga dan rawat bersama. Jangan sampai fasilitas yang ada cepat rusak. Ini semua untuk kepentingan dan kebermanfaatan masyarakat,” kata Serka Lasmidi, Jum’at (14/2026).

Dia menekankan, keterlibatan warga menjadi kunci agar hasil pembangunan TMMD dapat terus digunakan secara optimal.

Selain menjaga fasilitas fisik, masyarakat juga diharapkan mempertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama pelaksanaan TMMD telah terbangun kuat.

Serka Lasmidi juga mengajak warga tidak hanya menjadi pengguna fasilitas, tetapi ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap keberadaannya.

Dengan begitu, manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih lama oleh masyarakat Desa Kesongo.

Sementara itu, salah seorang warga, Wagiman, menyambut baik ajakan tersebut.

Dirinya menilai hasil pembangunan TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sudah sepatutnya dijaga bersama.

“Kami sebagai warga tentu akan ikut menjaga dan merawat apa yang sudah dibangun. Sayang kalau fasilitas yang sudah bagus tidak dirawat. Harapannya bisa terus bermanfaat untuk warga,” ungkap Wagiman.

Menurutnya, kehadiran Babinsa yang tetap aktif berkomunikasi dengan masyarakat setelah TMMD selesai menjadi penyemangat bagi warga untuk mempertahankan kebersamaan.

“TMMD memang sudah selesai, tetapi semangatnya jangan ikut selesai. Kami ingin hasil pembangunan ini tetap bagus dan bisa digunakan dalam waktu lama,” tambahnya.

Berakhirnya TMMD ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, bukan menjadi garis akhir.

Justru, tahap berikutnya adalah memastikan seluruh hasil pembangunan benar-benar terpelihara, dimanfaatkan secara maksimal, serta mampu mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama TMMD diharapkan terus hidup di tengah masyarakat Desa Kesongo, sehingga pembangunan yang telah diwujudkan bersama dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan. (mia)