LAMONGAN – Kebakaran yang melanda sebuah gudang milik perusahaan swasta di Dusun Sempu, Desa Kebet, Kecamatan Lamongan, Minggu (31/5/2026) malam, berhasil dikendalikan berkat respon cepat aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu sempat memicu kepanikan warga karena kobaran api terlihat membumbung tinggi dari area gudang.
Namun berkat kerja sama berbagai pihak, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Lamongan Kota langsung bergerak menuju tempat kejadian.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Mukhamad Fadelan, S.H., M.M. bersama anggotanya turun langsung untuk membantu proses penanganan sekaligus mengamankan area kebakaran.
Di tengah situasi darurat, personel kepolisian bergabung dengan petugas pemadam kebakaran dan warga yang lebih dahulu melakukan upaya pemadaman secara mandiri.
Sejumlah barang yang masih dapat diselamatkan juga dievakuasi untuk mengurangi kerugian.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menjelaskan, berdasarkan informasi dari saksi di lokasi, api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang gudang yang memiliki ukuran sekitar 7 x 20 meter.
“Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memadamkan api dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan. Setelah petugas pemadam kebakaran tiba, proses penanganan dilakukan bersama hingga api berhasil dipadamkan,” ungkap IPDA Hamzaid.
Api dengan cepat membesar karena di dalam gudang terdapat sejumlah material yang mudah terbakar.
Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran api akan merembet ke bangunan lain di sekitar area perusahaan.
Namun berkat koordinasi yang baik antara warga, petugas pemadam kebakaran, dan kepolisian, kobaran api berhasil dilokalisasi.
Sekitar pukul 20.35 WIB atau kurang lebih 35 menit setelah kejadian, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Meski demikian, kebakaran menyebabkan sejumlah aset mengalami kerusakan, di antaranya dua unit mobil bak yang sudah tidak beroperasi, berbagai peralatan kerja, serta satu unit dump truk yang mengalami kerusakan pada bagian depan.
Akibat kejadian itu, total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Polres Lamongan menghimbau masyarakat maupun pelaku usaha agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik, mesin, dan peralatan yang berpotensi memicu percikan api dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.
“Peristiwa ini menjadi pelajaran bersama bahwa pencegahan adalah langkah terbaik. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan berkala, risiko kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin,” kata IPDA Hamzaid.
Kejadian ini sekaligus menjadi bukti kuatnya sinergi antara aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Kolaborasi yang cepat dan solid berhasil menjaga keselamatan warga serta mencegah dampak yang lebih besar akibat kebakaran tersebut. (epr)
































