MAGETAN, KLIKINDONESIA – Kabar baik bagi masyarakat yang ingin membayar pajak tahunan kendaraan namun tidak memegang KTP pemilik sesuai nama di STNK. Kini, pembayaran pajak kendaraan tetap bisa dilakukan melalui berbagai layanan online maupun datang langsung ke kantor Samsat.
Wajib pajak dapat memanfaatkan layanan digital seperti SIGNAL, e-Samsat, Tokopedia, serta gerai Indomaret dan Alfamart untuk melakukan pembayaran pajak tahunan secara praktis dan cepat.
Selain lebih mudah, layanan online tersebut juga membantu masyarakat menghemat waktu karena pembayaran dapat dilakukan tanpa harus antre di kantor Samsat.
Masyarakat yang memilih datang langsung ke Samsat Magetan juga tetap bisa mendapatkan pelayanan pembayaran pajak tahunan meski tanpa membawa KTP pemilik lama.
Petugas Samsat akan membantu proses pembayaran dengan mekanisme pengisian blanko balik nama kendaraan, sehingga pada pembayaran pajak tahun berikutnya kendaraan sudah harus dilakukan proses balik nama agar administrasi kepemilikan lebih tertib dan sesuai aturan.
Menurut Nurpodo, langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan sekaligus mendorong tertib administrasi kepemilikan kendaraan.
“Bagi masyarakat yang ingin membayar pajak tahunan namun tidak memiliki KTP pemilik sesuai STNK, tetap bisa datang ke Samsat. Nanti akan kami bantu melalui pengisian blanko balik nama. Untuk tahun depan kendaraan tersebut harus balik nama,” Ujar Nurpodo, Sabtu (25/04/2026).
Ia menambahkan, masyarakat cukup membawa STNK asli serta identitas pemilik kendaraan yang sekarang memiliki kendaraan tersebut.
“Cukup membawa STNK asli dan identitas pemilik saat ini. Kami siap membantu agar masyarakat tetap bisa membayar pajak tepat waktu,” Tambahnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menunggu jatuh tempo pembayaran pajak agar terhindar dari denda serta proses administrasi dapat dilakukan lebih cepat.
Dengan adanya kemudahan tersebut, diharapkan masyarakat semakin sadar pajak dan tidak lagi menunda kewajiban tahunan kendaraan bermotor. Selain menghindari denda, pajak yang dibayarkan juga menjadi kontribusi penting bagi pembangunan daerah. (Rita)
































