BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bertempat di Pendopo Kecamatan Kapas, Senin (24/11/2025), Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menghadiri sekaligus menyerahkan sejumlah program bantuan yang menyasar warga dari berbagai sektor.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian penguatan ekonomi kerakyatan dan perlindungan sosial yang terus digencarkan Pemkab Bojonegoro secara massif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup secara simbolis menyerahkan bantuan Program Domba Kesejahteraan dari Dinas Peternakan dan Perikanan.
Sebanyak 101 penerima dari Kecamatan Kapas dan Balen masing-masing menerima sepasang domba (jantan dan betina) lengkap dengan 100 kilogram pakan konsentrat.
Program ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi bagi keluarga penerima melalui budidaya dan pengembangan peternakan rakyat.
“Ini bukan sekedar bantuan, tetapi awal dari usaha produktif yang bisa berkembang dan memberi manfaat jangka panjang,” kata Nurul Azizah.
Selain bantuan peternakan, Dinas Sosial juga menyerahkan Bantuan Sosial Penanganan Stunting Tahap 4 kepada 25 penerima, masing-masing menerima bantuan senilai Rp600.000.
Langkah ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pemenuhan gizi dan dukungan sosial bagi keluarga rentan.
Tak hanya sektor peternakan dan sosial, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM juga menyalurkan bantuan kepada 209 pedagang mlijo/rengkek yang tersebar di Kecamatan Kapas, Balen, Bojonegoro, dan Trucuk.
Masing-masing pedagang menerima bantuan Rp250.000 yang diharapkan dapat membantu memperkuat permodalan usaha sekaligus menggerakkan ekonomi di tingkat desa.
Dalam pidatonya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah dan peran aktif masyarakat dalam memanfaatkan bantuan secara optimal.
“Bantuan ini bukan hanya wujud kehadiran pemerintah, tapi juga pondasi bagi warga agar lebih kuat, mandiri, dan berdaya,” tegasnya.
Ia memastikan pemerintah daerah akan terus memperluas dan memperkuat program pemberdayaan masyarakat serta jaring pengaman sosial sebagai upaya menciptakan kesejahteraan yang merata.
Dengan berbagai program yang menyasar peternak, keluarga risiko stunting, hingga pedagang kecil, Pemkab Bojonegoro menunjukkan langkah nyata memperkuat ekonomi rakyat dari bawah agar tidak hanya bertahan, tetapi tumbuh dan berkembang. (Sum)































