BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) yang dibarengi dengan Launching Aplikasi Gatramas, Rabu (10/12/2025) di Ruang Angling Dharma.
Acara resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, sementara Wakil Bupati Nurul Azizah hadir sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Penguatan Program Kerja Antar Perangkat Daerah dalam Penegakan Perda/Perkada”.
Rakor ini mempertemukan seluruh unsur Satpol PP se-Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan OPD terkait. Pada kesempatan itu, Plt. Kasatpol PP Bojonegoro Arief Nanang Sugianto memperkenalkan inovasi digital terbaru, yaitu Aplikasi Gatramas (Jaga Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat) sebuah sistem pelaporan dan basis data trantibum yang berbasis website.
Menurutnya, Gatramas dirancang untuk mempercepat respon petugas, meningkatkan transparansi kerja, dan memperkuat koordinasi lintas wilayah.
“Aplikasi ini juga terintegrasi dengan platform serupa milik Pemerintah Provinsi dan Nasional, sehingga Satpol PP Bojonegoro dapat melaporkan kondisi ketertiban masyarakat secara real time dan terstandarisasi,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa Satpol PP adalah pilar utama penjaga stabilitas daerah. Ia meminta seluruh anggota untuk memiliki kemampuan komunikasi yang kuat lintas OPD, mulai BPBD, Dinas PU Bina Marga, hingga para camat agar setiap potensi gangguan ketertiban bisa ditangani dengan cepat dan akurat.
Bupati juga menekankan pentingnya penguasaan terhadap seluruh Perda dan Perbup sebagai landasan hukum tindakan Satpol PP. Dengan legitimasi yang kuat, setiap langkah penegakan di lapangan akan lebih efektif dan tidak mudah digugat.
Dia menambahkan bahwa Satpol PP harus sigap, fleksibel, dan selalu hadir di tengah aktivitas masyarakat.
“Petugas tidak boleh menutup saluran komunikasi dengan siapa pun. Koordinasi yang baik adalah kunci terciptanya rasa aman bagi warga Bojonegoro,” ujar Bupati.
Sementara, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turut menekankan bahwa Satpol PP harus memiliki keberanian untuk bertindak, terutama dalam penegakan aturan terkait perizinan bangunan, kegiatan masyarakat, hingga penertiban sektor yang berisiko menimbulkan gangguan ketertiban.
“Peluncuran Gatramas menjadi tonggak profesionalitas baru Satpol PP, sekaligus memperkuat sinergi antar perangkat daerah dalam menjaga ketertiban umum dan memastikan implementasi Perda/Perkada berjalan optimal di seluruh Kabupaten Bojonegoro,” harapnya. (Pro/mia)
































