BOJONEGORO – Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Dusun Gayam, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, berakhir duka. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro akhirnya menemukan korban, Muhammad Khoirul Anam (14), pada Kamis (11/12/2025), setelah dua hari pencarian intensif.
Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi ketika korban bermain di tepi embung bersama empat temannya pada Rabu siang. Saat asyik bermain, korban tiba-tiba hilang dan tidak muncul kembali ke permukaan air.
Melihat rekannya tak kunjung naik, keempat teman korban segera meminta pertolongan warga sekitar. Laporan resmi kemudian masuk ke BPBD pada pukul 14.43 WIB, dan tim langsung diterjunkan ke lokasi.
Pencarian dilakukan dengan menyisir embung hingga aliran sungai dibantu perangkat desa, TNI, Polri, Dinas Damkarmat, dan warga. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada radius sekitar dua kilometer dari titik awal kejadian, tepatnya pukul 07.11 WIB,” ungkap Heru. Jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Heru menghimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan ketika anak bermain di sekitar perairan seperti sungai, embung, waduk, atau area yang memiliki arus dan kedalaman berisiko.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi keselamatan bagi anak. “Kenalkan bahaya bermain di area perairan, pahami kondisi cuaca, dan pastikan ada pendampingan. Pasang papan peringatan di titik-titik berbahaya. Jika melihat situasi yang mengancam keselamatan, segera laporkan ke aparat desa atau Pusdalops BPBD Bojonegoro melalui WhatsApp di 08113356444,” pesannya.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Bojonegoro bahwa keselamatan anak harus selalu menjadi prioritas, terutama di wilayah yang dekat dengan sumber air. (mia)
































