Beranda Peristiwa Tragedi Lebaran, Balita di Gresik Ditemukan Tak Bernyawa di Empang

Tragedi Lebaran, Balita di Gresik Ditemukan Tak Bernyawa di Empang

GRESIK – Momen Hari Raya Idul fitri yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi tragedi menyayat hati di Kabupaten Gresik.

Seorang balita berinisial B (4), warga Dusun Talun, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah empang di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean.

Peristiwa memilukan di Gresik bagian selatan tersebut terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Diduga, korban terpeleset saat bermain seorang diri di sekitar empang milik warga setempat tanpa pengawasan orang tua.

Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat ayah korban, Heru Prasetiyo, merasa curiga karena anaknya tak kunjung terlihat.

Kecurigaan semakin kuat setelah ia menemukan ponsel milik anaknya berada di rumah tetangga.

“Setelah itu, ayah korban langsung mencari ke area belakang rumah. Di situlah korban ditemukan sudah mengapung di empang,” jelasnya.

Panik melihat kondisi sang anak, ayah korban segera berteriak meminta bantuan warga.

Korban kemudian dievakuasi dan dilarikan ke RS Gresik Sehati untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Setibanya di Instalasi Gawat Darurat sekitar pukul 11.20 WIB, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi menduga kuat kejadian ini murni kecelakaan akibat tenggelam.

Petugas Polsek Kedamean bersama tim identifikasi Polres Gresik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.

Pihak keluarga korban memilih mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.

Mereka menolak dilakukan visum maupun autopsi, serta telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun. (dn)