Beranda Peristiwa Si Jago Merah Ngamuk di Kedungadem Bojonegoro, Rumah Petani Ludes dalam Sekejap

Si Jago Merah Ngamuk di Kedungadem Bojonegoro, Rumah Petani Ludes dalam Sekejap

BOJONEGORO – Si jago merah mengamuk dan melahap sebuah rumah milik seorang petani bernama Suwarti (59) di Dusun Takolan, Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, mendadak pecah menjadi kepanikan pada Selasa malam (10/3/2026).

Kebakaran hebat yang diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik ini terjadi sekitar pukul 22.35 WIB.

Api dengan cepat membesar, menghanguskan bangunan rumah berukuran 5 x 11 meter beserta seluruh isinya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo dalam keterangan resminya menyampaikan, tim Damkarmat Kedungadem langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari Kepala Desa Kendung, Mulyadi Widodo.

Hanya butuh waktu 7 menit bagi petugas Pos Kedungadem untuk tiba di lokasi kejadian yang berjarak 7 kilometer dari pos.

Dengan bantuan satu unit armada tambahan dari Pos Baureno, total 6 personel berjibaku melawan kobaran api di tengah kegelapan malam.

“Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 01.30 WIB setelah petugas berjuang selama hampir dua jam,” ungkapnya.

Ia mengatakan, meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, kerugian yang dialami Ibu Suwarti tergolong besar.

“Satu unit sepeda motor, perabotan rumah tangga, dan bangunan rumah ludes dengan taksiran kerugian mencapai Rp150.000.000,” ujarnya.

Namun, di balik duka tersebut, kesigapan petugas patut diacungi jempol.

Tim Damkarmat Bojonegoro berhasil melokalisir api sehingga tidak merembet ke empat rumah di sekelilingnya yang padat penghuni.

Kurang lebih senilai Rp1,1 Miliar. Sebanyak 20 orang penghuni rumah di sekitar lokasi kebakaran.

Kepala Dinas Damkarmat juga mengatakan, pasca pemadaman, petugas tidak langsung beranjak. Tim Damkarmat tetap berada di lokasi untuk memberikan sosialisasi kepada warga setempat.

“Materi yang disampaikan meliputi cara mencegah kebakaran, penanganan awal saat api muncul, hingga bahaya pembakaran lahan yang kerap terjadi,” katanya.

Langkah ini diambil agar masyarakat Bojonegoro lebih waspada, terutama terkait pemeriksaan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Operasi ini juga melibatkan sinergi dari pihak Koramil Kedungadem, Polsek Kedungadem, Satpol PP, serta gotong royong masyarakat sekitar yang bahu-membahu membantu petugas. (mia)