Beranda Infotaiment Ramadhan 1447 H: YAKESJA FARKES Tebar Kebaikan, Dari Beasiswa Hingga Modal UMKM

Ramadhan 1447 H: YAKESJA FARKES Tebar Kebaikan, Dari Beasiswa Hingga Modal UMKM

JAKARTA – Semangat berbagi di bulan suci bukan sekedar wacana bagi Yayasan Kesejahteraan Pekerja Farmasi dan Kesehatan (YAKESJA FARKES).

Memasuki momentum Ramadhan 1447 H, yayasan ini langsung tancap gas menggelar aksi kemanusiaan bertajuk “Santunan dan Bantuan Ramadhan” pada Selasa (10/3/2026).

Bertempat di Sekretariat YAKESJA FARKES, suasana hangat menyelimuti prosesi penyaluran bantuan yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pekerja sektor farmasi hingga warga yang membutuhkan.

Yang menarik, bantuan kali ini tidak hanya menyasar kebutuhan pangan.

YAKESJA FARKES mengusung program yang lebih komprehensif dan berdampak jangka panjang.

Beberapa poin bantuan utama yang disalurkan meliputi pemberian bantuan beasiswa dan distribusi Al-Qur’an serta buku ke lembaga-lembaga mitra.

Santunan khusus untuk dhuafa, janda, dan para pekerja yang terkena dampak PHK.

Bentuk kepedulian bagi para mantan pekerja yang telah mendedikasikan diri di industri kesehatan.

Dukungan nyata bagi pelaku UMKM agar tetap berdaya di tengah tantangan ekonomi.

H. Amirudin, selaku Ketua Program YAKESJA FARKES, menekankan bahwa Ramadhan adalah “bahan bakar” terbaik untuk memperkuat solidaritas sosial.

“Kami ingin manfaat ini dirasakan langsung. Mulai dari mereka yang kehilangan pekerjaan (PHK) hingga para purnabakti. Ini adalah soal kemanusiaan dan mempererat ikatan sosial,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua YAKESJA FARKES, Idris Idham, SE, menegaskan posisi yayasan sebagai “pelindung” sekaligus wadah gotong royong bagi para pekerja di sektor farmasi dan kesehatan.

“YAKESJA FARKES hadir sebagai garda depan kesejahteraan pekerja. Kami ingin program ini berkelanjutan, bukan sekadar seremoni musiman, agar manfaatnya menjangkau lebih banyak orang di masa depan,” tutur Idris.

Aksi ini ditutup dengan ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk tidak berhenti peduli.

YAKESJA FARKES membuktikan bahwa kolaborasi kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi solusi nyata bagi mereka yang sedang berjuang di tengah keterbatasan. (dpw)