BOJONEGORO – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Paguyuban Wong Bojonegoro (PWB) untuk memperkuat solidaritas sekaligus menebar keberkahan.
Pada Minggu (1/3/2026) pukul 16.00 WIB, PWB menggelar tahlil dan doa bersama di kediaman Singgih, salah satu penasehat PWB, yang berlokasi di Desa Tanjung Harjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin bulanan Paguyuban Wong Bojonegoro ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan bulan puasa.
Selain doa bersama, PWB juga menggelar aksi sosial berbagi takjil serta buka puasa bersama sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dan pengendara yang melintas.
Ketua Umum PWB, Irul Bejo, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum tepat untuk memperkuat kebersamaan antar anggota.
“Karena bertepatan dengan bulan puasa, kami agendakan sekalian pembagian takjil dan buka bersama. Alhamdulillah dulur-dulur PWB sangat kompak mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ungkap Irul Bejo.
Dalam aksi sosial tersebut, PWB membagikan takjil di dua lokasi strategis.
Titik pertama berada di seputaran Jalan Veteran Bojonegoro yang dikenal sebagai jalur padat aktivitas masyarakat.
Titik kedua berada di pertigaan Tanjung Harjo arah Kedaton–Mojoranu, kawasan yang kerap dipadati pengguna jalan menjelang waktu berbuka.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat para anggota PWB membagikan paket takjil kepada pengendara roda dua maupun roda empat.
Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi energi positif bagi para anggota paguyuban.
Usai pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama.
Agenda ini secara khusus ditujukan untuk mendoakan para anggota dan saudara PWB yang telah berpulang ke rahmatullah.
Menurut Irul Bejo, kegiatan sarana menjaga silaturahmi dan mengenang perjuangan para pendahulu dalam membesarkan PWB.
“Kami mohon doa agar kegiatan baik ini bisa terus berjalan setiap bulan. Lewat kegiatan seperti ini, kita bisa terus mengingat teman-teman seperjuangan yang dulu bersama membesarkan PWB, namun kini telah mendahului kita,” tambahnya.
Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan.
Kebersamaan sederhana tersebut menjadi bukti bahwa PWB tak hanya solid dalam organisasi, tetapi juga kuat dalam ikatan kekeluargaan.
Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan ini menjadi simbol bahwa persaudaraan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama Paguyuban Wong Bojonegoro. (mia)
































