Beranda Infotaiment Pendataan DTSEN 99 Persen, Ini Pesan Tegas Bupati dan Wabup Bojonegoro

Pendataan DTSEN 99 Persen, Ini Pesan Tegas Bupati dan Wabup Bojonegoro

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong proses pendataan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar berjalan akurat dan bebas dari kepentingan.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa data yang objektif menjadi fondasi utama dalam memastikan program pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Penegasan tersebut disampaikan usai keduanya mengikuti Live Talkshow Pencegahan Korupsi secara daring, Kamis (16/4/2026), dari Ruang Angling Dharma, Kantor Pemkab Bojonegoro.

Dalam arahannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono meminta seluruh jajaran, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga pemerintah desa, untuk menjaga integritas dalam proses pendataan.

Ia mengingatkan bahwa kualitas data sangat menentukan keberhasilan kebijakan yang akan diambil pemerintah.

“Pendataan DTSEN harus dilakukan secara objektif, baik oleh perangkat desa, petugas pencacah maupun pendamping PKH. Jaga integritas, bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan antar lembaga, serta tetap profesional dalam bekerja,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi yang kuat antar lini pemerintahan juga menjadi kunci agar proses pendataan berjalan lancar dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah mengungkapkan bahwa progres pendataan DTSEN di Bojonegoro telah mencapai 99 persen.

Meski demikian, masih ada empat kecamatan yang saat ini dalam tahap penyelesaian, yakni Kedungadem, Kepohbaru, Tambakrejo, dan Baureno.

“Pendataan hampir tuntas, tinggal beberapa wilayah yang masih berproses. Kami terus dorong agar segera selesai dengan tetap mengedepankan akurasi data,” ujarnya.

Dia menambahkan, objektivitas dalam DTSEN bukan formalitas, melainkan kebutuhan mendasar untuk menghasilkan kebijakan berbasis data yang kuat.

Data yang valid dan bebas bias diyakini mampu meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan sekaligus mendorong perbaikan indikator makro daerah.

Dengan hampir rampungnya pendataan DTSEN, Pemkab Bojonegoro berharap hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat, sehingga setiap program yang digulirkan dapat memberikan dampak langsung dan berkelanjutan. (mia)