Beranda Infotaiment Pemkab Bojonegoro Buka Dialog Langsung, Sapa Bupati Digelar

Pemkab Bojonegoro Buka Dialog Langsung, Sapa Bupati Digelar

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Dialog Interaktif “Sapa Bupati”, yang akan digelar pada Senin (19/1/2026) di Pendopo Malowopati, mulai pukul 13.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi pelaksanaan Sapa Bupati ke-5, sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam membangun komunikasi dua arah yang terbuka, partisipatif, dan transparan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, menjelaskan bahwa program Sapa Bupati merupakan sarana strategis untuk menyerap aspirasi, saran, hingga kritik masyarakat secara langsung kepada pimpinan daerah.

“Sepanjang tahun 2025, Sapa Bupati telah dilaksanakan sebanyak empat kali, dengan agenda terakhir pada 17 November 2025. Program ini terus kami lanjutkan karena terbukti efektif menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan Bupati dan Wakil Bupati,” ungkap Heri.

Melalui forum dialog interaktif ini, masyarakat diberi kesempatan hadir langsung di Pendopo Malowopati untuk menyampaikan berbagai persoalan di lapangan, usulan pembangunan, hingga masukan konstruktif.

Dengan demikian, pemerintah daerah dapat merespon lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan masyarakat.

“Sapa Bupati bukan hanya ruang penyampaian informasi dari pemerintah, tetapi juga wadah bagi masyarakat untuk bersuara secara langsung. Ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan transparan,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, dialog interaktif Sapa Bupati juga dapat diikuti melalui siaran langsung YouTube Pemkab Bojonegoro serta Radio Malowopati FM 95,8 MHz, sehingga partisipasi publik tetap terjaga.

Heri Widodo menegaskan, keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan Sapa Bupati menjadi elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah.

“Partisipasi warga adalah kekuatan bersama untuk mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” pungkasnya. (mia)