Beranda Daerah Komisi B DPRD Bojonegoro Bedah Kinerja BUMD, Targetkan PAD 2026

Komisi B DPRD Bojonegoro Bedah Kinerja BUMD, Targetkan PAD 2026

BOJONEGORO — Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Bojonegoro serta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Senin (12/1/2026).

Sejumlah BUMD yang hadir antara lain PT Asri Dharma Sejahtera (PT ADS), PT Bojonegoro Bangun Sarana (PT BBS), PT BPR Bank Daerah Bojonegoro, serta Perumda Air Minum Tirta Buana.

Rapat kerja ini difokuskan pada evaluasi kinerja sepanjang Tahun 2025 sekaligus pembahasan rencana program dan kegiatan yang akan diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bojonegoro Tahun Anggaran 2026.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi B DPRD Bojonegoro menegaskan pentingnya memastikan seluruh program pada sektor perekonomian dan pelayanan publik berjalan efektif, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam pembahasan, Komisi B memberikan perhatian khusus pada capaian kinerja masing-masing BUMD, termasuk kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh publik.

DPRD menilai, peran BUMD sangat strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Sejumlah catatan dan masukan strategis turut disampaikan DPRD, mulai dari penguatan tata kelola perusahaan, peningkatan profesionalisme manajemen, hingga optimalisasi potensi usaha yang belum tergarap maksimal.

Komisi B mendorong agar BUMD lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kinerja keuangan yang sehat.

Tak hanya evaluasi, rapat kerja juga membahas rencana program dan kegiatan yang akan dianggarkan pada APBD 2026.

Komisi B menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan bisnis BUMD dengan arah kebijakan pembangunan daerah, agar anggaran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Bojonegoro secara berkelanjutan.

Komisi B DPRD Bojonegoro berharap, melalui perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, kinerja BUMD pada tahun 2026 dapat meningkat signifikan, baik dari sisi kontribusi PAD maupun kualitas layanan publik yang lebih prima. (mia)