GRESIK – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Al Inabah, Kantor Bupati Gresik, Rabu (4/2/2026).
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) tampak larut dalam peringatan Isro’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi ruang refleksi bagi para ASN untuk menata kembali orientasi hidup, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, dalam sambutannya.
Washil mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Isro’ Mi’raj bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk melakukan introspeksi diri secara mendalam.
“Isro’ Mi’raj harus kita maknai sebagai pengingat untuk terus memperbaiki diri. Jadikan momen ini sebagai dorongan untuk memperkuat iman, menata perilaku, serta meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan spiritual sangat penting bagi ASN agar mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.
Dalam kesempatan tersebut, tausiah utama disampaikan oleh Ustaz Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro, M.A.
Dengan gaya penyampaian yang lugas dan menyejukkan, ia mengulas makna Isro’ Mi’raj sebagai peristiwa agung yang sarat pesan moral dan spiritual.
Ustaz Ahmad Zahro menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, terutama dalam konteks kehidupan modern dan tantangan moral yang dihadapi generasi saat ini.
“Perintah salat yang diterima Rasulullah SAW saat Isro’ Mi’raj adalah pengingat kuat bahwa salat merupakan tiang agama. Salat bukan hanya kewajiban, tetapi fondasi utama untuk membentuk karakter, memperbaiki perilaku, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Dia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan salat sebagai sumber ketenangan dan kekuatan spiritual dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.
Peringatan Isro’ Mi’raj ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan ASN Pemkab Gresik agar semakin seimbang antara profesionalitas kerja dan kedalaman spiritual, demi mewujudkan birokrasi yang berintegritas dan berakhlak mulia. (dn)
































