JAKARTA — Aktivitas seismik kembali meningkat, sejumlah gempa bumi mengguncang berbagai wilayah Indonesia dalam satu hari, Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi di Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, hingga Sulawesi Tengah.
Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,4 tercatat sebagai yang paling kuat dan mengguncang wilayah Pulau Puah, Sulawesi Tengah, pada pagi hari.
Meski demikian, BMKG memastikan seluruh rangkaian gempa tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi bermagnitudo 4,2 mengguncang wilayah Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis pagi pukul 09.40 WIB.
BMKG mencatat pusat gempa berada di 37 kilometer barat laut Pesisir Selatan, pada koordinat 1,19 LS dan 100,28 BT, dengan kedalaman 56 kilometer.
Tak lama berselang, gempa magnitudo 3,7 terjadi di wilayah Dompu, Nusa Tenggara Barat, pukul 09.13 WIB.
Pusat gempa berada 59 kilometer barat laut Dompu dengan kedalaman cukup dalam, yakni 126 kilometer.
Wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, turut diguncang gempa berkekuatan 3,4 magnitudo pada pukul 07.49 WIB.
Gempa berpusat di 194 kilometer barat daya Sukabumi dengan kedalaman 10 kilometer.
Gempa magnitudo 3,5 tercatat mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara, pada pukul 06.51 WIB, berpusat 56 kilometer tenggara Melonguane dengan kedalaman 70 kilometer.
Sementara itu, wilayah Halmahera Timur, Maluku Utara, diguncang gempa magnitudo 3,5 pada pukul 05.56 WIB, dengan pusat gempa berada 88 kilometer tenggara Halmahera Timur dan kedalaman 10 kilometer.
Gempa paling signifikan terjadi di Pulau Puah, Sulawesi Tengah, dengan kekuatan magnitudo 5,4 pada pukul 05.44 WIB.
Pusat gempa berada 21 kilometer timur laut Pulau Puah, di kedalaman 64 kilometer.
BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Seluruh data gempa bersifat sementara dan dapat mengalami pembaruan seiring kelengkapan analisis. (Red)































