JAKARTA, KLIKINDONESIA – Kilau emas kembali menyita perhatian para investor dan pecinta perhiasan. Memasuki pertengahan Oktober.
harga emas perhiasan di pasar domestik mengalami lonjakan signifikan, mencerminkan dinamika pasar global yang kian menghangat serta volatilitas nilai tukar yang mempengaruhi minat beli masyarakat.
Berdasarkan data resmi dari Laku Emas (CMK Group), harga emas perhiasan hari ini, Senin (13/10/2025), naik secara serentak di berbagai kadar karat.
Kenaikan ini menjadi sorotan utama di tengah ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga global dan tensi geopolitik yang belum mereda.
KaratHarga per GramKenaikan
24KRp 1.924.000🔺 Rp 36.000
22KRp 1.643.000🔺 Rp 31.000
20KRp 1.496.000🔺 Rp 28.000
17KRp 1.267.000🔺 Rp 24.000
16KRp 1.191.000🔺 Rp 23.000
Faktor Pendorong Lonjakan Harga Emas
1. Kenaikan harga ini tak lepas dari kombinasi sejumlah faktor penting:
2. Meningkatnya permintaan global dari sektor perhiasan dan investasi.
3. Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
4. Ketidakpastian geopolitik, termasuk ketegangan dagang antara AS dan Tiongkok.
5. Kebijakan moneter The Fed yang memicu pergeseran portofolio ke aset safe haven seperti emas.
”Investor semakin meminati emas sebagai lindung nilai di tengah gejolak pasar. Sementara itu, masyarakat juga melihat perhiasan sebagai bentuk tabungan jangka panjang yang aman,” ujar seorang analis pasar logam mulia di Jakarta.
Di tengah kenaikan harga yang agresif, para calon pembeli maupun investor disarankan untuk tetap memantau harga harian dan mencermati momentum.
Emas tidak hanya menyimpan nilai estetika, tetapi juga menjadi instrumen lindung nilai yang terbukti tangguh dalam jangka panjang.
Dengan harga yang terus menanjak, emas perhiasan kembali membuktikan dirinya sebagai permata sejati di tengah badai ekonomi.
Bagi Anda yang ingin berinvestasi atau sekadar menambah koleksi, kini saat yang tepat untuk mengambil keputusan bijak dan bersinar bersama logam mulia ini.(dm)
































