
BOJONEGORO, KLIKINDONESIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro – Jawa Timur menggelar kegiatan Forum Silaturahmi Ramadan bersama insan pers dan pimpinan media (Pimred) yang di kemas dengan buka bersama, bertempat di Resto MCM Bojonegoro, Pada Senin (16/03/2026).
Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat jalinan kemitraan antara lembaga legislatif dengan para jurnalis dalam mengawal pembangunan daerah. Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Bojonegoro, pimpinan media, serta puluhan jurnalis dari berbagai organisasi media.
Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar dalam sambutannya menegaskan bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi yang memiliki peran vital. Menurutnya, insan pers adalah jembatan utama yang menghubungkan setiap kebijakan dan produk hukum di DPRD dengan masyarakat luas.
“Kami menyadari sepenuhnya bahwa peran pers sangat vital, terutama sebagai jembatan informasi antara kami di lembaga legislatif dengan masyarakat. Apa yang kami jalankan tidak akan tersampaikan secara maksimal tanpa bantuan dan kerja keras para awak media,” Ungkap Abdulloh Umar.

brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;
Abdulloh Umar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para jurnalis yang selama ini telah aktif memberikan kritik, saran, maupun masukan konstruktif. Ia menekankan bahwa kritik melalui karya jurnalistik merupakan energi bagi DPRD untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja.
“Kami sangat terbuka terhadap kritik dari kawan-kawan adalah energi bagi kami untuk terus memperbaiki kinerja dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran demi kepentingan masyarakat Bojonegoro,” Pungkasnya.
Di momentum bulan suci ini, Abdulloh Umar berharap sinergi yang telah terjalin baik tidak hanya berhenti di tingkat formalitas, namun terus menguat dalam bentuk narasi yang positif dan edukatif bagi kemajuan daerah. Ia mengajak seluruh pegiat informasi untuk bersama-sama mengawal pembangunan di Bojonegoro agar tetap berada pada koridor yang benar dan bermanfaat bagi rakyat.
Acara ditutup dengan tausiyah ramadhan dengan doa bersama dan ramah tamah sembari menanti waktu berbuka puasa. (Red)































