BOJONEGORO — Kondisi cuaca di Kabupaten Bojonegoro pada Minggu, 18 Januari 2026, terpantau relatif stabil dengan dominasi awan sepanjang hari, meski hujan ringan sempat terjadi di beberapa kawasan.
Informasi ini disampaikan melalui Laporan Harian Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro yang mulai berlaku sejak pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, cuaca pada pagi hari diprediksi berawan dengan suhu udara sekitar 25 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 13 km/jam, sementara tingkat kelembapan cukup tinggi di angka 90 persen.
Memasuki siang hari, kondisi berawan masih mendominasi langit Bojonegoro. Suhu udara meningkat hingga 27 derajat Celsius, dengan kelembapan menurun ke 80 persen.
Kecepatan angin sedikit menguat, mencapai 16 km/jam, namun masih bertiup dari arah yang sama, yakni barat.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan tetap berawan. Suhu udara turun menjadi 24 derajat Celsius, dengan kelembapan kembali meningkat hingga 92 persen. Angin melemah dengan kecepatan sekitar 9 km/jam.
Sementara itu, pada dini hari, kondisi cuaca masih berawan dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius.
Arah angin berubah menjadi barat daya dengan kecepatan relatif rendah, yakni 7 km/jam, dan tingkat kelembapan mencapai 94 persen.
Hasil pemantauan visual di lapangan menunjukkan adanya hujan ringan di wilayah Bojonegoro Kota dan Bojonegoro Timur.
Sedangkan wilayah Bojonegoro Selatan dan Bojonegoro Barat terpantau berawan tanpa hujan.
Dalam laporan yang sama, Pusdalops BPBD Bojonegoro juga menyampaikan kondisi terkini debit Sungai Bengawan Solo, berdasarkan data dari Perusahaan Umum Jasa Tirta I Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo.
Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo tercatat berada di angka 12,09 meter, dengan status Siaga 1 (Hijau).
Meski masih dalam kategori aman, tren debit air dilaporkan mengalami kenaikan, sehingga masyarakat di wilayah bantaran sungai diimbau untuk tetap waspada.
Hingga laporan ini disampaikan, tidak terdapat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
BPBD Kabupaten Bojonegoro menghimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan cuaca, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun yang tinggal di daerah rawan genangan dan bantaran sungai. (mia)
































