Beranda Daerah Calon Titipan, Warga Jubellor Lamongan Curiga Tes Perangkat Desa Tidak Murni

Calon Titipan, Warga Jubellor Lamongan Curiga Tes Perangkat Desa Tidak Murni

LAMONGAN – Proses rekrutmen perangkat desa untuk posisi Kaur Pemerintahan (Bayan) di Desa Jubellor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan kembali memantik kritik publik.

Alih-alih menambah kepercayaan, pelaksanaan tes justru menimbulkan kecurigaan bahwa hasil seleksi sudah diarahkan ke satu nama.

Di lapangan, sejumlah warga menilai tahapan seleksi seperti sudah mengarah pada Siti, kandidat yang disebut dekat dengan Kepala Desa Jubellor. Dugaan “calon titipan” pun merebak dan menjadi pembicaraan hangat di masyarakat.

“Katanya tes dari universitas, tapi apa sih yang nggak bisa diatur. Sing dadi yo tetep wonge dewe,” ujar ND, warga setempat, Kamis (4/12/2025).

Meski panitia menggandeng pihak kampus untuk menyusun soal, warga menilai transparansi masih minim. Mekanisme penilaian hingga pengumuman nilai juga dianggap kurang terbuka, sehingga memicu spekulasi adanya intervensi.

Padahal, Permendagri 67/2017 jelas mewajibkan seleksi perangkat desa berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan melibatkan lembaga independen. Regulasi ini dirancang untuk mencegah campur tangan pihak manapun, termasuk kepala desa.

Warga kini menunggu apakah proses seleksi benar-benar jujur dan sesuai aturan, atau justru hanya mengesahkan dugaan bahwa pemenang sudah ditetapkan sejak awal. (epr)