BOJONEGORO – Potensi wisata berbasis pertanian di Kabupaten Bojonegoro terus berkembang.
Salah satu destinasi yang kini mulai menarik perhatian wisatawan adalah agrowisata jambu kristal merah yang berlokasi di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.
Destinasi di Bojonegoro ini menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung, yakni memetik langsung buah jambu kristal merah dari pohonnya.
Konsep wisata petik buah ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga dan wisatawan yang ingin merasakan suasana kebun sekaligus menikmati hasil panen segar.
Selama ini, Desa Bandungrejo dikenal luas sebagai sentra wisata buah klengkeng.
Namun seiring dengan upaya pengembangan potensi desa, masyarakat setempat mulai membudidayakan jambu kristal merah sebagai alternatif destinasi wisata baru yang tak kalah menarik.
Pengelola kebun jambu kristal merah, Damun, menjelaskan bahwa kebun tersebut telah dikembangkan sekitar satu tahun terakhir dan saat ini telah memasuki masa panen.
“Sekarang sudah panen, jadi sangat cocok untuk dikunjungi. Di kebun ini ada ratusan pohon jambu kristal merah yang bisa dipetik langsung oleh pengunjung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jambu kristal merah merupakan hasil persilangan antara jambu kristal dan jambu merah, yang memiliki karakter daging buah tebal, rasa manis segar, dan tampilan menarik.
“Hingga saat ini, jambu kristal merah ini menjadi satu-satunya yang ada di Kabupaten Bojonegoro,” jelas Damun.
Buah jambu kristal merah dijual dengan harga sekitar Rp20.000 per kilogram, dengan isi rata-rata 4 hingga 5 buah per kilogram.
Bahkan, dalam beberapa kesempatan, satu buah jambu bisa memiliki berat hingga 1 kilogram.
Menariknya, pada musim kemarau sebagian buah jambu kristal merah ditemukan tanpa biji, sehingga semakin diminati oleh pengunjung.
Keberadaan agrowisata ini tidak hanya menarik minat warga lokal, tetapi juga wisatawan dari luar daerah hingga luar provinsi, seperti Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Selain kunjungan langsung ke kebun, pemasaran jambu kristal merah juga dilakukan melalui media sosial, salah satunya melalui akun TikTok @kebun44s_bandungrejo.
Dengan konsep wisata petik buah, kualitas buah yang unggul, serta dukungan promosi digital, agrowisata jambu kristal merah Desa Bandungrejo diharapkan mampu berkembang menjadi destinasi wisata edukatif, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa berbasis pertanian dan pariwisata lokal. (mia)
































