ACEH — Banjir besar yang dalam beberapa hari terakhir melumpuhkan sejumlah kawasan di Aceh Tamiang tidak hanya merendam rumah warga, fasilitas publik, hingga akses jalan, tetapi juga merusak jaringan listrik di berbagai titik.
Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat semakin terganggu di tengah situasi darurat.
Di tengah tantangan itu, pasukan Brimob Polda Aceh bergerak cepat memberi pengawalan ketat kepada tim PLN yang melakukan perbaikan jaringan listrik, Selasa (9/12/2025).
Pengamanan dilakukan di area-area rawan yang masih tergenang air, licin, serta memiliki potensi bahaya akibat kerusakan kabel dan infrastruktur kelistrikan.
Menurut Kabid Humas Polda Aceh, kehadiran Brimob bukan hanya untuk menjaga lokasi, tetapi memastikan seluruh proses perbaikan berjalan aman dan lancar.
“Keselamatan petugas PLN adalah prioritas. Mereka bekerja di situasi berisiko tinggi. Semakin cepat listrik pulih, semakin cepat masyarakat bisa bangkit,” ujarnya.
Bagi warga yang masih bertahan di posko pengungsian maupun rumah terdampak banjir, listrik bukan sekedar penerangan.
Listrik adalah sumber kehidupan menopang komunikasi, alat medis, akses informasi, hingga operasional posko darurat. Tanpa listrik, evakuasi maupun distribusi bantuan dapat terhambat.
Perwakilan PLN pun menyampaikan apresiasi atas sinergi Brimob dan petugas teknis. Kolaborasi itu dinilai mempercepat perbaikan pada titik-titik yang sulit dijangkau akibat banjir.
“Dengan dukungan pengamanan, kami bisa fokus menangani kerusakan jaringan tanpa takut risiko tambahan,” kata salah satu petugas PLN.
Di lapangan, terlihat petugas PLN dan Brimob bekerja bersama menembus genangan air, mengangkat kabel, memperkuat tiang listrik, dan memastikan aliran energi kembali menyala. Pemandangan itu menjadi simbol kegigihan dan solidaritas di tengah bencana.
Pemulihan listrik dianggap sebagai langkah penting untuk menghidupkan kembali aktivitas warga Aceh Tamiang. Saat lampu kembali menyala, bukan hanya ruang yang terang tetapi juga harapan masyarakat untuk bangkit.
Kolaborasi Brimob Polda Aceh dan PLN kembali membuktikan bahwa kerja cepat, tepat, dan penuh dedikasi mampu memecah kesulitan.
Dengan sinergi yang kuat, pemulihan jaringan listrik diharapkan selesai lebih cepat sehingga kehidupan warga dapat kembali normal. (Red)
































