JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan rangkaian gempa bumi yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat (6/2/2026).
Getaran gempa tercatat mengguncang wilayah Bantul (DIY), Tuapejat (Sumatera Barat), Bone Bolango (Gorontalo), Kuta Selatan (Bali), Sarmi dan Waropen (Papua) dalam kurun waktu yang berbeda sepanjang hari.
Gempa terbaru terjadi di wilayah barat daya Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada pukul 21.04.41 WIB.
Berdasarkan rilis BMKG, gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,0 dengan pusat gempa berada sekitar 134 kilometer di barat daya Bantul.
Lokasi gempa tercatat pada koordinat 9,03 Lintang Selatan dan 109,92 Bujur Timur dengan kedalaman 8 kilometer.
Sebelumnya, gempa juga mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Waropen, Papua, pada pukul 19.35.50 WIB.
Gempa bermagnitudo 3,0 itu berpusat sekitar 76 kilometer dari Waropen, tepatnya di koordinat 2,17 Lintang Selatan dan 136,80 Bujur Timur, dengan kedalaman 12 kilometer.
Tak lama berselang, gempa dengan kekuatan lebih besar tercatat terjadi di wilayah barat laut Sarmi, Papua.
BMKG mencatat gempa bermagnitudo 3,6 tersebut terjadi pada pukul 19.02.19 WIB.
Pusat gempa berada 40 kilometer di barat laut Sarmi dengan kedalaman 40 kilometer, pada koordinat 2,11 Lintang Selatan dan 139,16 Bujur Timur.
Di wilayah Bali, gempa bumi juga terjadi di kawasan barat daya Kuta Selatan pada pukul 18.55.35 WIB.
Gempa bermagnitudo 3,2 ini berpusat sekitar 259 kilometer dari Kuta Selatan, Bali, dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa tercatat di koordinat 10,82 Lintang Selatan dan 114,06 Bujur Timur.
Sementara itu, gempa dengan magnitudo terbesar pada hari ini tercatat mengguncang wilayah tenggara Tuapejat, Sumatera Barat.
Gempa berkekuatan magnitudo 4,2 tersebut terjadi pada pukul 15.51.49 WIB.
BMKG menyebut pusat gempa berada 97 kilometer di tenggara Tuapejat, dengan kedalaman 13 kilometer, pada koordinat 2,81 Lintang Selatan dan 100,00 Bujur Timur.
Selain itu, wilayah barat daya Bone Bolango, Gorontalo, juga diguncang gempa pada pukul 13.57.50 WIB.
Gempa bermagnitudo 4,0 ini memiliki pusat gempa sekitar 93 kilometer dari Bone Bolango, dengan kedalaman cukup dalam yakni 65 kilometer, pada koordinat 0,29 Lintang Selatan dan 122,96 Bujur Timur.
BMKG menegaskan bahwa seluruh informasi gempa yang dirilis bersifat sementara dan mengutamakan kecepatan penyampaian kepada masyarakat.
Data tersebut masih dapat berubah seiring dengan pembaruan dan kelengkapan hasil analisis seismik.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut. (Red)
































