Beranda TNI/POLRI Bhabinkamtibmas Kawal Lelang Tanah Bengkok Desa Banjarsari Bojonegoro

Bhabinkamtibmas Kawal Lelang Tanah Bengkok Desa Banjarsari Bojonegoro

BOJONEGORO – Bhabinkamtibmas Desa Banjarsari turut hadir sekaligus melakukan pengamanan dalam kegiatan lelang tanah kas desa tahap pertama tahun 2026 yang digelar di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan yang dihadiri perangkat desa dan warga setempat tersebut diamankan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Banjarsari, Aiptu Ipung Saifullah, guna memastikan proses lelang berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Lelang tanah desa yang dikenal masyarakat Bojonegoro sebagai tanah bengkok merupakan agenda rutin pemerintah desa untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset desa sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Pada pelaksanaan tahap pertama tahun ini, sebanyak 18 bidang lahan sawah dilelang kepada warga Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, yang berminat menggarapnya.

Setiap lahan memiliki luas yang berbeda sehingga nilai lelangnya pun bervariasi.

Kepala Desa Banjarsari Fatkhul Huda, S.P. dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan lelang ini menjadi salah satu sumber pendapatan penting bagi desa.

Ia berharap para pemenang lelang dapat memanfaatkan lahan yang disewakan dengan baik, menggunakan pola tanam yang tepat sehingga mampu menghasilkan panen yang optimal.

“Lelang tanah kas desa ini merupakan agenda tahunan untuk meningkatkan pendapatan desa. Kami berharap para penggarap dapat memanfaatkan lahan dengan baik sehingga tetap memperoleh keuntungan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Ipung Saifullah juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga yang hadir, terutama terkait kewaspadaan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Dia mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga serta meningkatkan keamanan saat beraktivitas di luar rumah.

Warga dihimbau untuk tidak meninggalkan kunci kendaraan saat parkir, menggunakan kunci ganda pada sepeda motor, serta memastikan rumah dalam kondisi aman ketika ditinggalkan.

Selain itu, masyarakat juga diminta mengurangi penggunaan perhiasan berlebihan saat bepergian agar tidak memancing aksi kejahatan.

Selama kegiatan berlangsung, proses lelang berjalan lancar, aman, dan tertib.

Para peserta lelang juga tetap menjaga suasana kebersamaan dan kekeluargaan, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan penuh kerukunan. (mia)