Beranda Infotaiment Fakta Terungkap, Gambar Perempuan di Uang Rp20 Ribu Bukan Sosok Asli

Fakta Terungkap, Gambar Perempuan di Uang Rp20 Ribu Bukan Sosok Asli

KLIK INDONESIA – Media sosial kembali diramaikan oleh narasi yang mengundang rasa penasaran publik.

Kali ini, sebuah video viral di TikTok memicu perbincangan luas setelah mengklaim bahwa sosok perempuan yang tergambar di uang Rp20.000 emisi 2004 adalah figur nyata.

Dalam video tersebut, kreator menyebut perempuan yang tampak sedang menenun itu sebagai neneknya.

Klaim ini bahkan diperkuat dengan menunjukkan dokumen penghargaan dari Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), yang disebut-sebut menjadi bukti keterlibatan dalam proses pembuatan uang rupiah.

Cerita yang dikemas dengan sentuhan emosional itu langsung menarik perhatian warganet.

Banyak yang merasa bangga sekaligus terkejut, mengingat selama ini sebagian masyarakat mengira gambar pada uang hanyalah ilustrasi tanpa identitas tertentu.

Namun, di tengah viralnya narasi tersebut, muncul kebutuhan akan penjelasan yang lebih akurat.

Pihak Bank Indonesia menegaskan bahwa gambar perempuan pada uang Rp20.000 emisi 2004 bukanlah potret individu nyata.

Visual tersebut merupakan ilustrasi tematik yang dibuat untuk merepresentasikan aktivitas budaya sebagai bagian dari kekayaan lokal Indonesia.

Desain uang rupiah, pada dasarnya, memang tidak dibuat sembarangan.

Setiap elemen visual melalui proses kurasi panjang yang mengedepankan simbol kebangsaan, mulai dari pahlawan nasional, warisan budaya, hingga gambaran kehidupan masyarakat.

Pengamat menilai, fenomena ini menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan media sosial mampu membentuk persepsi publik dengan sangat cepat.

Narasi yang menyentuh sisi personal sering kali lebih mudah dipercaya, meski belum tentu terverifikasi.

Di sisi lain, akademisi komunikasi publik melihat fenomena ini juga membawa dampak positif.

Ketertarikan masyarakat terhadap sejarah dan makna di balik desain uang rupiah justru meningkat.

Sementara itu, Perum Percetakan Uang Republik Indonesia memang dikenal memberikan penghargaan kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam proses produksi uang.

Namun, penghargaan tersebut tidak berarti seseorang dijadikan model atau objek visual dalam desain mata uang.

Peristiwa viral ini pada akhirnya membuka ruang refleksi, bahwa uang rupiah bukan hanya alat transaksi, melainkan juga media yang menyimpan cerita tentang identitas bangsa.

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat diimbau untuk lebih kritis dan tidak mudah percaya pada setiap konten yang beredar tanpa verifikasi.

Literasi informasi menjadi kunci agar tidak terjebak dalam narasi yang menyesatkan.

Kisah tentang sosok perempuan di uang Rp20.000 mungkin terasa hangat dan membanggakan.

Namun, pada akhirnya, fakta tetap menjadi dasar utama bahwa gambar tersebut adalah representasi budaya, bukan sosok individu tertentu. (Tim Pitu)