LAMONGAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, suasana kebersamaan terasa kental di Pendopo Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Jajaran Muspika bersama seluruh perguruan pencak silat se-Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam silaturahmi dan penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi langkah preventif agar situasi tetap aman selama bulan suci Ramadhan hingga perayaan Lebaran.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Turi Rakhmat Hidayat, perwakilan dari Polsek Turi Ipda Iswandi, serta Batuud Koramil 0812/03 Turi Peltu Kasminto yang mewakili Danramil.
Turut hadir para Ketua Ranting perguruan silat di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, Camat Turi menegaskan bahwa kesepakatan yang ditandatangani bukanlah sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen moral bersama.
“Ini bukan hanya formalitas. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga kenyamanan masyarakat Turi. Jika ada persoalan di lapangan, selesaikan dengan komunikasi dan koordinasi, bukan dengan tindakan yang merugikan,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa stabilitas keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk para pendekar pencak silat.
Senada dengan Camat Turi, Peltu Kasminto mengajak seluruh anggota perguruan silat menjadi teladan, khususnya selama Ramadhan hingga Idul Fitri.
Menurutnya, semangat persaudaraan dan pengendalian diri harus dikedepankan agar tidak muncul gesekan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Situasi wilayah yang sudah aman dan kondusif wajib kita jaga bersama. Sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan perguruan silat adalah kunci kamtibmas tetap stabil,” ujarnya.
Acara inti ditandai dengan pembacaan poin-poin kesepakatan oleh Ipda Iswandi, yang diikuti secara khidmat oleh seluruh ketua perguruan.
Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan naskah kesepakatan sebagai simbol komitmen menjaga keamanan wilayah Kecamatan Turi.
Momentum ini diharapkan menjadi penguat nilai-nilai luhur pencak silat sebagai warisan budaya bangsa
menjunjung tinggi persaudaraan, kedisiplinan, serta menjaga ketentraman masyarakat.
Dengan sinergi yang solid antara Muspika dan seluruh perguruan silat, Kecamatan Turi optimistis dapat melewati Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H dalam suasana aman, damai, dan penuh harmoni. (epr)
































