BOJONEGORO – Upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam pemerataan pembangunan infrastruktur desa kembali menunjukkan hasil nyata.
Jalan poros Desa Manukan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro kini tampil lebih kokoh setelah pembangunan rigid beton sepanjang 1.436 meter dengan lebar 4,5 meter berhasil dirampungkan.
Pembangunan jalan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh pemerintah desa dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Hasilnya, manfaat infrastruktur langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama para petani dan pelajar.
Salah satu warga Desa Manukan, Panut, mengungkapkan bahwa keberadaan jalan beton sangat membantu aktivitas sehari-hari.
Selain memperlancar arus lalu lintas desa, jalan tersebut memudahkan proses pengangkutan hasil pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi warga.
“Sekarang jalannya lebih nyaman. Angkut hasil panen jadi lebih mudah, dan aktivitas warga juga jauh lebih lancar,” ujar Panut, Rabu (4/2/2026).
Kepala Desa Manukan, Warngun, menuturkan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari keterlibatan aktif masyarakat yang tergabung dalam Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak).
Menurutnya, pengelolaan dana Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) dari Pemkab Bojonegoro dilakukan secara swakelola dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menambahkan, dampak positif pembangunan jalan sudah dirasakan secara luas, mulai dari kelancaran aktivitas anak-anak menuju sekolah hingga distribusi hasil pertanian yang semakin efisien.
Harapannya, keberadaan jalan beton ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa dari berbagai sektor.
“Kami berterima kasih kepada Pemkab Bojonegoro atas dukungan program BKKD. Manfaatnya sangat nyata bagi warga. Ke depan, kami berharap program BKKD 2026 dapat dilanjutkan untuk menyelesaikan sisa jalan poros desa sekitar 900 meter,” ungkap Warngun.
Untuk memastikan mutu pekerjaan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama instansi terkait juga telah melakukan monitoring dan evaluasi.
Hasil monev menunjukkan bahwa pembangunan jalan rigid beton di Desa Manukan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan tepat sasaran. (mia)
































